Dirgahayu Bandung

Sabtu, 25 September 2004M
09 Syaban 1425H

Tahun 1799 VOC mengalami kebangkrutan sehingga wilayah kekuasaannya di nusantara diambilalih oleh pemerintah Belanda. Saat itu Bandung dipimpin oleh Bupati R.A. Wiranatakusumah II.

Tahun 1808 Belanda mengangkat Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jenderal di nusantara setelah ditinggalkan VOC.

Tahun 1809 bupati memerintahkan pemindahan ibukota dari Karapyak ke daerah pinggiran sungai Cikapundung (alun-alun sekarang) yang waktu itu masih hutan tapi sudah ada permukiman di sebelah utara.

Tahun 1810 Daendels menancapkan tongkat di pinggir sungai Cikapundung yang berseberangan dengan alun-alun sekarang. “Zorg, dat als ik terug kom hier een stad is gebouwd!” (Usahakan, bila aku datang kembali ke sini, sebuah kota telah dibangun!”). Sekarang tempat itu menjadi titik pusat atau KM 0 kota Bandung. 25 Mei 1810 Daendels meminta bupati Bandung dan Parakanmuncang memindahkan ibukota ke wilayah tersebut.

25 September 1810 Daendels mengeluarkan surat keputusan pindahnya ibukota Bandung dan sekaligus pengangkatan Raden Suria sebagai Patih Parakanmuncang. Sejak peristiwa tersebut 25 September dijadikan sebagai hari jadi kota Bandung dan R.A. Wiranatakusumah sebagai the founding father. Sekarang nama tersebut diabadikan menggantikan jalan Cipaganti, di mana wilayah ini menjadi rumah tinggal bupati sewaktu ibukota berpindah ke alun-alun sekarang.

Dirgahayu Bandung!
Geura gede geura jangkung, geura sakola ka Bandung!
Bandung, genah merenah tur tumaninah, cenah!
Bandung heurin ku tangtung!

View alun-alun dari arah Tegallega
Foto direkam dari lantai 10 gedung PT INTI, 7 September 2004 — Jay

Kemajuan dan keruwetan kota Bandung semakin banyak. Dinamika ini harus diantisipasi segera. Semoga jajaran pemerintahan sekarang semakin baik. Di luar soal keruwetan yang membuat pusing penduduk Bandung dan juga pengunjung luar kota saya masih bangga dengan kota Bandung.

Bandung masih menjadi barometer seni dan musik.
Bandung masih menjadi barometer pendidikan.
Bandung masih diburu sebagai tempat liburan, wisata makan dan wisata busana. Saat ini Pemkot mencanangkan Bandung sebagai Kota Wisata Belanja.
Bandung masih menjadi kota mode, sebutan Parijs van Java belum pudar. Dari trend sisa ekspor kemudian menjadi factory outlet dan kini trend barunya adalah distro

Catatan Yang Mungkin Terkait

Tidak ada isian yang terkait |

Komentar

13 komentar untuk catatan 'Dirgahayu Bandung'

  1. #1
    gravatar

    Dirgahayu Bandung!

  2. #2
    gravatar

    Kelihatannya Jay tahu banyak sejarah Bandung. Gimana kalau lengkapin entry Bandung di Wikipedia:) hehehe…

  3. #3
    gravatar

    krg lengkap potona Wiranatakusumah atuh kang jay:)

    met ultah kota bandung:)

  4. #4
    gravatar

    Koreksi sedikit: yang betul “Parijs van Java”. Orang Belanda menyebut kota Paris (Prancis) dengan nama “Parijs” yang dibaca Parays.

  5. #5
    gravatar

    GOOOOOOLLLLLL
    Kado Buat Bandung dari PERSIB.

  6. #6
    gravatar

    Kayanya mas jay ini tau banget seluk beluknya Kota Bandung ini deh!Teruslah berkarya……..
    hidup PERSIB euy………..

  7. #7
    gravatar

    [...] Dirgahayu Bandung! Sebentar lagi Bandung berulang tahun, tanggal 25 September yang ke-195. Bandung identik dengan etnik Sunda, Priangan atau Parahyangan. Bagaimana ceritanya? Panjang! [...]

  8. #8
    gravatar

    bandung lega ningan, tapi……semrawut lalu lintas na ge. Tapi tetep Bandung mah kota fashion. Betul tidak

  9. #9
    gravatar

    bandung tambah panas,,
    tapi tetep paersib meunang lah……..

  10. #10
    gravatar

    Kang ayeuna/sekarang aya/ada tempat emam/makan anu/yang raos/enak. Tempatna alit/kecil nanging/tapi cekap/cukup kangge/untuk 40 jalmi/orang. Menu anu/yang unik dan khas nyaeta/yaitu “NASI TULANG JAMBAL”, tempatna/lokasinya di jalan Ternate belakang 18th-PARK (Jalan Riau/LLRE Martadinata). Mirah/murah pangaosna/hargana, raos/enak masakana.

  11. #11
    gravatar

    Kang Jay, hatur nuhun udah bisa kasih data tentang kota tercinta kita BANDUNG.
    gimana upami tiasa di tambah, kayanya mah ditambah aja kali kang….

    ti batam

  12. #12
    gravatar

    Kemarin katanya ada Pawai Anak-anak muda mengenang perjuangan Kakang & Teteh Priangan nih, sampai-sampai harus search lagi, dapetnya cuma ini
    http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Bandung
    Laporan pandangan matanya dong! Nuhun.

  13. #13
    gravatar

    Bandung kunaonya nya tambah panas Kang?
    Abdi hoyong Bandung uih deui siga basa abdi keur alit!!
    Abdi cinta Bandung, Abdi rindu Bandung, Abdi Sayang Bandung,
    Bandung for me its is the Best!!!!
    Bandung (^_^”)V Peace

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.