Tugu Monas: Monumen Nasional
Jumat, 30 Juli 2004M
13 Jumadil Akhir 1425H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia

Menunggu itu menjemukan! Beberapa minggu lalu tiba di Gambir pukul sembilan pagi untuk keperluan bisnis sedangkan acara baru dimulai siang hari, karena masih ada waktu satu sampai dua jam nganggur akhirnya berjalan-jalanlah ke taman Monumen Nasional. Dengan lagak turis berputar-putar di sekeliling monumen tersebut sambil jeprat-jepret sana sini, masuk ke diorama museum sejarah, naik ke puncak monumen serta turun lagi ke bagian cawan.
Di bagian informasi tidak ditemukan booklet atau informasi yang berguna tentang monumen ini. Akhirnya mencari-cari di internet juga, ketemu artikel berikut dari cybertravel CBN, itu pun merupakan kutipan dari majalah tertentu. Gemana sih ni Pemda punya aset sejarah susah dicari informasinya?
Dikutip mentah-mentah dari: cybertravel.cbn.net.id
Monumen Nasional yang biasanya disebut Monas adalah landmark-nya Jakarta. Layaknya patung Liberty di Amerika Serikat, Monas menunjukkan keagungan negara Indonesia tak hanya kota Jakarta. Gagasan untuk mendirikan Monas terwujud pada tanggal 17 Agustus 1961, saat perayaan 16 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Ketika itu dilakukan pemancangan tiang pertama oleh Bung Karno, Presiden RI pertama.
Monumen ini dibuka secara resmi pada tanggal 12 juli 1975. Monas melambangkan semangat juang bangsa Indonesia dalam perang kemerdekaan, yang dilambangkan pada tugu dan api abadi di puncaknya. Desain dan rencana Monas dibuat oleh arsitek Indonesia terkemuka saat itu, Soedarsono. Sedangkan penasihat konstruksi adalah Prof. Dr. Ir. Roosseno.
Ada tiga bagian penting Monas yang tampak jelas bahkan dari kejauhan. Pelataran cawan yang luas mendatar, tugu yang menjulang tinggi, dan di puncak tugu terdapat emas yang menggambarkan api menyala tak kunjung padam.
Tugu melambangkan lingga, alu atau antan, yaitu penumbuk beras. Pelataran cawan melambangkan yoni dan juga lumpang – wadah untuk beras yang sudah ditumbuk oleh lingga – dalam bentuk raksasa. Saat ini memang kedua alat tersebut sudah sangat jarang ditemukan di kota besar seperti Jakarta, tapi masih bisa ditemui di desa-desa. Dulunya, kedua alat rumah tangga tersebut bisa ditemukan di hampir setiap rumah tangga pribumi Indonesia. Yoni dan lingga melambangkan negatif dan positif seperti halnya siang dan malam, lelaki dan perempuan, air dan api, bumi dan langit, lambang dari alam yang abadi. Api menyala di puncak tugu melambangkan tekad bangsa Indonesia untuk berjuang dan membangun tak kan surut di sepanjang masa.
Monas menyimpan pula angka keramat bangsa Indonesia, 17 – 8 – 45. Pelataran cawan berbentuk bujur sangkar berukuran 45 m x 45 m, tingginya 17 meter, dan ruang Museum Sejarah Nasional (di dalam) setinggi 8 meter.
Yang paling menarik dari Monas adalah lidah api kemerdekaan di puncak tugu. Tingginya 14 meter, dibuat dari perunggu seberat 14, 5 ton terdiri dari 77 bagian yang disatukan dan seluruh permukaannya berlapis emas seberat lebih kurang 32 kg. Kabarnya emas ini berasal dari Rejang Lebong, Bengkulu. Ketinggian dari halaman tugu hingga ke titik puncak lidah api adalah 132 meter. Pada malam hari lidah api ini tampak sangat indah, bersinar, bahkan di kejauhan terkadang seperti siluet seorang perempuan sedang duduk.
Monas memiliki beberapa bagian di dalamnya. Museum Sejarah Nasional terdapat di bawah monumen menempati ruangan berukuran 80 m x 80 m berlapiskan batu pualam dengan tinggi 8 meter. Di sekeliling dindingnya terdapat 48 jendela kaca yang menggambarkan diorama perkembangan sejarah nasional Indonesia. Bisa dilihat di situ mulai dari kehidupan masyarakat purba, Perang Makassar abad ke-17,
Perlawanan Pattimura di Maluku tahun 1817, kelahiran Nasionalisme yang diilhami gerakan pendidikan Taman Siswa, kebangkitan gerakan Muhammadiyah tahun 1912 melalui kegiatan pendidikan sosial kebudayaan dan peranan gereja Katolik Roma yang memberikan sumbangan pada kesatuan nasional, sampai pada perang gerilya untuk meraih kemerdekaan tahun 1945-1949, serta referendum untuk menentukan nasib sendiri bagi rakyat Irian Barat tahun 1969.
Ruangan lainnya adalah Ruang Kemerdekaan yang terdapat pada tugu berbentuk cawan. Memasuki ruangan ini, rasa nasionalisme kita digugah. Ruangan dengan gaya ampiteater dengan suasana tenang ini penuh dengan atribut kemerdekaan bangsa Indonesia yaitu bendera Merah Putih, peta wilayah Indonesia, teks Proklamasi, dan lambang Bhineka Tunggal Ika yaitu Pancasila.
Bagian terakhir dari Monas adalah pelataran di puncak tugu yang ada pada keringgian 115 meter, seluas 11 m x llm dengan daya tampung 50 orang. Dengan elevator kita bisa naik ke puncak, dan dari siru kita bisa memandang kota Jakarta dari atas.

Kawasan Monas Sekarang
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana kawasan Monas terbuka, sekarang berpagar. Pembangunan pagar atas instruksi Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, sempat diprotes banyak kalangan. Sekarang untuk memasuki kawasan Monas.kita harus melalui pintu-pintu tertentu, yang pada hari-hari biasa tidak dibuka semuanya kecuali Sabtu dan Minggu. Ada baiknya, Monas sekarang tampak lebih rapi dan tidak ada lagi pedagang-pedagang kakilima yang tadinya banyak sekali ditemui sehingga membuat tempat ini menjadi kotor.
Memang, kurangnya kawasan terbuka dan taman di kota Jakarta membuat Monas termasuk tempat favorit untuk bersantai. Lokasinya yang strategis di pusat kota membuat areal ini selalu tampak ramai saat akhir pekan. Saat itu banyak anak-anak muda ataupun keluarga berolah raga lari, jalan santai, ataupun sekadar duduk santai sambil mengobrol. Kita pun dapat berkeliling dengan menyewa kereta kuda (andong) yang banyak ditemui di sini.
Hesti Satrio — Sumber: Majalah Tamasya
Popularity: 22% [?]
Minggu, 10 Oktober 2004 @ 11:59
monas udeh lumayan bagus, tapi tolong tangganya dikurangi, berat badan saya sampai turun 3 kilo gara-gara seminggu ada di monas. tapi ada untungnya juga bwat yang pengen nurunin berat badan gak usah diet ketat segala, tinggal naik turun tangga monas selama seminggu berat bdn bakal turun. sudah terbukti, sudah teruji.silakan mencoba……….~!!
Senin, 18 Oktober 2004 @ 14:26
Ngak Macet lagi Tuh Lift nya. wih takut deh!
Selasa, 4 Januari 2005 @ 19:39
kontibusi untuk melihat Monas Koq mahal sih, padahal fasilitas kurang menunjang dan pelayanan yang kurang baik.
Kamis, 27 Januari 2005 @ 8:05
kalau mau ke puncak monas antrinya minta ampun
Kamis, 27 Januari 2005 @ 8:08
monas taman-tamannya sedap dipandang apalagi di pagi hari
Senin, 21 Maret 2005 @ 19:22
ah payah……kok tarif masuk nya gak sesuai dengan yang tercantum sey, …..jujur aja ney sedih banget ngeliat monas., …katanya landmarknya jakarta kok yang dirawat cuma tamannya aja sey…..monasnya sendiri tampak kumuh gak kerawat, museumnya gak terurus, gak ada perpustakaanya….pokoknya gak cocok deh dengan sebutan landmarknya jakarta……..
kalo boleh ngasih saran: rapihkan kembali monasnya……kalo bisa bikin acara supaya monas tetap exist di hati bangsa indonesia……….
Rabu, 20 April 2005 @ 20:00
BAGUSIN dIKIT DUNKKKKKKKKK…
mASA cUMAN bEGITHU aje
Githu2 Sejarah ToP jughA Dare IndoNesiaaa
Senin, 25 April 2005 @ 13:47
mantap mennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn!!
Selasa, 3 Mei 2005 @ 13:58
MONAS MENURUT SAYA BAGUS BANGET. BERPOTENSI BILA DIKEMBANGKAN LEBIH BAIK LAGI AKAN MENJADI OBYEK WISATA YANG MENARIK. JANGAN AMERIKA AZA YANG PUNYA PATUNG LIBERTY TAPI INDONESIA HARUS PUNYA KEBANGGAAN TERSENDIRI LEWAT MONAS. NANTI SAYA PENGEN BUAT FILM JUDULNYA MONAS I’M IN LOVE. OK KHAN? KLO BISA MONAS LIFT NYA DIBANYAKIN BIAR GA ANTRI SOALNYA PAS TOUR KE MONAS ANTRINYA LAMA BGT SAMPE GW GA JADI LIAT EMAS!
(JANGAN MARAH YA!)
Rabu, 13 Juli 2005 @ 9:17
Haduuh om jay, jadi malyu nih secaranya akuw tinggal di jakarta tp belon pernah masuk monas euuy .. Tengs ya buat infonya .. besok main2 deh akuw ke monas
Sabtu, 20 Agustus 2005 @ 18:34
Bangga juga sih kalau negara kita/Jakarta ini punya “landmark” yang berupa tugu yang puncaknya adalah emas. Saya sih bangga…..kan gak ada dinegara lain. Boleh juga tuh usulnya Diah dan Devi, pengen buat film “Monas I’m In Love”….eeeemm bagus gak ya filmnya hehehe.
Menurut g Monas udah lumayan bagus n rapih selain gak ada pedagang kaki lima lagi Monas juga udah punya air mancur ditambah sinar laser yang indah. Jadi tambah bagus klo ada film “Monas I’m In Love”………..
Kamis, 8 September 2005 @ 20:54
Monas? koq busway nya ga jadi2 seh.. kan akuw pengen sering2 ke monas juga.. masa orang jakarta baru sekali ke monas seh? O, ya monas tuh direnovasi dikit dong dalemnya masa yang dibagusin luarnya doang sih? tapi menurut ku sih tarif masuk ke monas sesuai koq dengan fasilitas yang Qta dapetin.. that’s a reasonable price, right? ayo.. maju terus kota jakarta ku!
Kamis, 8 September 2005 @ 22:03
#12: busway yang mana? busway yang sekarang kan udah lewat monas.
Kamis, 15 September 2005 @ 13:49
TOlong donk kasih tau sejarah monas yang lengkap…!
- sebab-sebab berdirinnya?
- filosofi dari bentuk monumen monas?
- dan relevansi mnonas dg sejarah pendiriannya?
Senin, 19 September 2005 @ 14:19
saya mau nanya tentang kepegawaian di monas,
berapa jumlah gaji pegawai, struktur organisasi monas karna saya butuh untuk skripsi
terima kasih jika mau menanggapi pertanyaan saya jawab lho
Senin, 19 September 2005 @ 14:46
#14: silakan baca buku Yuke Ardhiati: Bung Karno Sang Arsitek, di situ ada filosofi Monas dan sejarahnya.
#15: saya tidak tahu, silakan hubungi dinas terkait di Pemda DKI Jakarta.
Selasa, 4 Oktober 2005 @ 16:49
Trimakasih, atas infonya…
buat bantu anak bikin PR tuh.
Minggu, 23 Oktober 2005 @ 14:24
well, .i think this website is very useful to the readers…this really helps my students, and even me to do our homeworks….but I think, you should also prvide the english version, so that not only Indonesian people will undertsand, but also expatriats… inautomatically it will benefit you, b’coz ranges of ppl will look at your website..thank u..
Sabtu, 3 Desember 2005 @ 21:12
monaaaaaaaas! gimana ya gw malu neh selama ini ga pernah ke monas padahal gw dari lahir tgl di jakarta gitu loh! tapi lumayan juga gara2 buka situs ini jadi tau lah! ha…. 2x kapan ya gw ke monas?
Jumat, 16 Desember 2005 @ 12:54
eChiCuThe…..g temenin ke Monas yuk…..hehehe
Kamis, 19 Januari 2006 @ 15:52
monas menurut saya udah bagus, bersih dan kalau boleh saya usul kepada dinas terkait tolong dong lapangan bola volly nya ditambah masa cuman satu yang mau main kan banyak apalagi kalau hari libur seperti sabtu, minggu sampai ngantri kasihan kan yang enggak kebagian main udah jauh-jauh pergi ke monas enggak bisa nikmatin pasilitasnya tol tolong ya pak usul saya dipertimbangkan!terima kasih.
Jumat, 27 Januari 2006 @ 12:01
monaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaas!!!!
monas emang cantik gak nyesel aku kesana tapi yang aku sayangin lingkungan monas masih kotor. banyak sampah di mana-mana, tolong dong tingkatkan kebersihan monas kan jadi enak di pandang!!!!!!!
Sabtu, 28 Januari 2006 @ 17:32
yyyyyyyooooooooiiiiiiii nehhhhhh, monas kerenin dikit duongzzz, tapi masukin budaya2 dalem negeri aje biar lebih menarikzz gitu lohhhhh,,
Minggu, 29 Januari 2006 @ 12:06
tempat antrian masuk ke monas petugasnya galak banget.
Kesan pertama aku pergi ke sana tu sama sekali gak asyik
Jumat, 3 Februari 2006 @ 17:37
monas menurut saya cukup bagus apalagi klo ada permainannya kya dufan kan pasti seru banget.gitu loch!
Selain bisa belajar tentang sejarah kitakan bisa sekalian refresing.ya gak
Sabtu, 4 Maret 2006 @ 15:50
baru2 ini, sy n tmn2 sy ke monas dlm rangka ada tugas sekolah…sangat disayangkan, pas mo ke cawannya, ujan…mau ga mau, turun lg…tp puas deh liat diorama2 mungil yg ada manusia2 kecilnya…yg ngebuat teori perspektifnya bagus bgt tuh…2 thumbs up! klo perlu yg di kaki jg…byar jd 4 thumbs up…tp, kok, sebagian dari lampu2 penerangan dioramanya ga terurus… (glap gt….)jd, sy rada2 kesulitan dlm mengambil gambar…
peace_DJ_F_@smak1….
Kamis, 9 Maret 2006 @ 1:00
Hey,
ada seseorang yang mau manjawab salah satu pertanyaan tentang pameran di bawah monas itu? Aku tulis tesisku tentang itu… Aku mau tahu apakah orang yang pergi ke monas juga mungunjungi ruang pameran itu. Kalau begitu, aku mau tahu apakah versi itu masih dipercaya ole semua orang indonesia…
kasihlo!
Soren (dari Berlin)
Sabtu, 15 April 2006 @ 11:16
monas keren sebagai tugu yang menyimpan text proklamasi
Jumat, 12 Mei 2006 @ 13:46
guwa lagi cari sejarah monas.tolong bantu gw donk.website ini bagus juga tapi gambarnya banyakin donk
Jumat, 12 Mei 2006 @ 13:57
hai sorry guwa cuma mau tau, kenapa sih tugu itu diberi nama monas.please jawab ini buwat tugas gw.
by anak kuningan jawa barat
Jumat, 12 Mei 2006 @ 14:03
hai bro leh ikutan kasih saran gak?ok deh langsung aja gw cuma pengen kasih saran kalo bisa materinya lebih di banyakin lagi tentang sejarahnya juga petugas monasnya jangan galak2.ok thanks atas oerhatianya.
by anak smansa kuningan
Rabu, 17 Mei 2006 @ 20:24
waduh kesan pertama masuk monas asyik juga tapi sayangnya bnyak sampah disana sini.and salut dech buat pegawai monas yang walau cape, masih melayani pengungjung.good luck coy
Selasa, 13 Juni 2006 @ 12:22
this site help me to collect the information i need. coz i’m going to vst monas again in the next few day
i vstd monas when i was at junior high scool dtudent. and i almost forget what i seen in monas. the most i like is the atmosfer at monas park in the morning. especially sunday. people interaction. koeliling monas with delman. adult and kids playing football, jogging, etc. but i saw many garbage…
sunrise with the fresh air on sunday…try to visit monas in thesunday morning..!
Rabu, 28 Juni 2006 @ 16:04
hmmm..monas…Ill feel ak liat monas, huakakakak..anyway, ak pengen dapet kerjaan yg kantornya d sekitar monas euy…., buat bapak2 penjabat&penjahat…ak bisa d terima d salah satu kantor yg ada d monas g?
Kamis, 29 Juni 2006 @ 17:14
mau minta tolong dong….. di dalam area monas itu ada satu patung yang memegang bendera beramai-ramai…. apa ya nama patungnya? karena saya butuh untuk cover di internal newsletter saya…. terima kasih.
Kamis, 6 Juli 2006 @ 9:35
gw cuma mau tanya……kalau monas di kembangin mirip sama piccadilly nya london atau obyek wisata di paris…lengkap dengan cafe betawian yang cuma buka dari sore ke malam……penghuni jakarta sekalian keberatan ngga? mengingat kalau mau jalan2 di jakarta agak bingung tuh
Kamis, 6 Juli 2006 @ 9:40
Sebagai pendatang baru warga Jakarte kami sangat prihatin dengan kesemrautan Jalan2 yang selalu macet yang tak pernah ada solusinya, tapi sekarang satu persatu jalan2 yang padat dan tadinya macet sudah mulai teratasi dengan adanya Trasportasi Busway sehingga untuk perjalanan menuju Monas sudah bisa menggunakan Busway yang nyaman, cepat dan murah terima kasih kepada…Bapak Sutiyoso, tapi ada saran kalau malam lampu lampu yang ada di sekitar lapangan Monas diganti dengan lampu yang Warna Warni terima kasih……!
Minggu, 16 Juli 2006 @ 19:13
Apakah betul…. di
Minggu, 16 Juli 2006 @ 19:15
pa btul ….. di atas monas adalah Emasssssssssssss.
end dari mana Emasssnya…?
dulukan Indonesia kan bru merdeka………
Dari mana Tu ……….emasnya..
Kamis, 20 Juli 2006 @ 2:45
Bagaimanakah jika monas di ambil emasnya buat bayar hutang negara… apakah mencukupi…?
Rabu, 2 Agustus 2006 @ 15:06
saya mau tanya kalo nyolong tugu emas kira-kira bisa ga ya? klo bsa mau donk sekilo
Kamis, 31 Agustus 2006 @ 11:58
Hallo semuanya, saya lagi coba bikin miniatur tugu Monas berikut taman dan interiornya. Saya butuh desain lengkap Monas, barangkali ada yang bisa bantu suplai informasi, foto detail dari berbagai sudut, atau ada gak yang jual bukunya? Thanks banget…
Senin, 4 September 2006 @ 19:45
Negeri ini memang didisain oleh Sukarno (kayaknya). Buktinya Monas itu. Sebagai orang Jawa dan deman mitologi Hindu, dia ingin mewujudkan tata kota bergaya jawa. Ada alun-alun (Monas dengan lapangannya yang luas). Lalu harus ada kantor bupati (istana merdeka) dan mesjid di sebelahnya (Istiqlal yang bekas benteng bernama Citadel). Biasanya disekitar alun-alun di Jawa ada penjara, kantor pos atau pengadaian atau kantor pemerintah yang utama. Semua itu bisa kita lihat di sekitar Monas di Jalan Merdeka Selatan/Utara/Barat/Timur.
Padahal dulu (dekat kantor Indosat) ada stadion Ikada (tempat PON II 1951) dimana klub2 ternama pernah bermain, seperti klub2 sepakbola Eropa Timur dan Harleem Globetrotters.
Dan jangan lupa, Monas adalah satu dari wujud impian megalomania Bung Karno. Bung Karno tak mau yang tanggung2. Gehde, gedhe sekalian. Nggak punya, nggak punya sekalian. Biar telah lahir stadion2 mewah di dunia, Senayan tetap stadion terbesar di Southern Hemisphere (belahan bumi selatan). Itu satu contohnya.
Bahkan David Copperfield aja pusing, cara menghilangkan Monas, setelah dia riset sewaktu manggung disini beberapa waktu lalu.
Jumat, 8 September 2006 @ 17:42
Kantin di monas banyak ngambil keuntungan tuh…..masa makanan n’ minum’a na mahal2 bgt sih!ruangan museum sejarah nya pkein ac dunk…panas tau!
Jumat, 8 September 2006 @ 18:35
Monas………gw kagum bgt!yang bikin diorama na pinter bgt gw mo dunk bikin di rumah…………
Kamis, 14 September 2006 @ 18:24
ah kayaknya monas pelayanan nya blon bagus masa gw pas naik lift macet kan kaget tuh
udah deh yah kayaknya harus di perbaiki……
Selasa, 19 September 2006 @ 15:40
Monas…. aku sudah pernah kesana tapu duluuuuuuuuuuu banget.
Kalo sekarang masih sama nggak ya?
Kamis, 21 September 2006 @ 11:18
Sebagai orang betawi saya bangga banget punya monastapi sekarang ini harusnya lebih diperhatikan lagi fungsinya agar monas bisa menjadi apa yang di inginkan oleh pendirinya.
Sabtu, 30 September 2006 @ 12:12
lumayan bisa jadi bahan buat bikin karya tulis sekolah
Selasa, 3 Oktober 2006 @ 11:42
Monas keren euyyyyy….
taPi Kurang TinGgi CobA menCapai 1 km
Rabu, 4 Oktober 2006 @ 11:52
tolong Monasnya dipindahin dong ke Surabaya, abis gw pengen ngebandingin Monas n Tugu Pahlawan tinggian mana??????????????????????????????????
Senin, 9 Oktober 2006 @ 17:47
pokoke monas yg paling yahut deh, keren bgd. kalian pasti dah ujungnya, keren bgd kalo di liat dari atas……….
love u monas………………..
Minggu, 5 November 2006 @ 19:14
sutiyoso brengsex ,lu mau beli Ortega lagi.the jack mania anjing goblog syetan iblis dan sebagainya.
Rabu, 15 November 2006 @ 13:54
(Marah2) Oeyy Bang YOS’ MasUk Ko BayaR Si ??? gRatis Plzzz Taman Kota Gitu Lhoo…. Emg Tiket Nya Brp Si ~_~? MnuruT Gw Monas Bagus!! Lucuu… iNdah!!
Tiuss KalU Ngga Sala Ada binatang2 Gitu Ya?? trus Kalu Hari2 Byasa Knp di tutup sih??? Apa Cuba??
Selasa, 21 November 2006 @ 13:20
apaka
Kamis, 21 Desember 2006 @ 10:46
klu menurut saia monas ituh monumen yang palin dibilang sangat paling tidak bgt nyaman. karena di sana seperti tempat umum. yang pacaran lah main bola lah joget lah. museum pa pasar malem. lebih baik dibuat tata tertib yg lebih baik supaya pabila saia lagi mengobservasi menjadi lebih nyaman. ^^
Kamis, 18 Januari 2007 @ 16:16
menurut saya sudah lumayan bagus,akan tetapi kurang lengkap sejarah cerita nya
Sabtu, 20 Januari 2007 @ 18:15
monas itu bagus, pak SBY bgusin lg donk monasnya, sekarang monas kurang terawat, kemarin kan abis dari sono
Sabtu, 20 Januari 2007 @ 18:19
kok gak bisa jaga indonesia. ha……
Rabu, 24 Januari 2007 @ 19:07
ari di bandung mah monumen bandung lautan api nu aya di tegallega meureunnya??? ayeuna mah tos dibuka taman alun” bandung, pan didinya ge bisa ningali kota bandung ti luhur menara masjid agung bandung, duka mayarna mah sabaraha??
Senin, 29 Januari 2007 @ 9:40
minta bantuannya donk om…., sistem penerangannya pakai lampu jenis dan tipe pencahayaan apa sih? (yg tampak luarnya aja), kok bisa menampilkan profil perempuan sdg duduk ya…, trus penempatan titik lampunya juga tolong dijelaskan, saya sampai terkagum-kagum
Jumat, 9 Februari 2007 @ 8:50
saya pikir monas sudah bagus cuman ada pagar keliling yang menggangu pemandangan saja sebaiknya pagar itu di buang saja neyebelin tauuuuuuuuuuuuuu……………….
Kamis, 15 Februari 2007 @ 3:36
monas kan ga terawat dan sebagai landmark jakarta dinilai minus sekali,,
klo saya buat monas2 n lebih open ke semua,, kira2 disambut positiv or negativ
plis kirim saran2 lo bwt gw,,
soalna penting buat sidang ta gw..
gw mo buat monas 2 yang lebih modern n open…
LianaIsti_12@yahoo.com
thanks b4
Kamis, 15 Februari 2007 @ 3:47
Tolong kirim saran-saran lo bwt gw..
Monas 2,, yang didalamnya terdapat bermacam-macam tentang Indonesia, dimulai dari keanekaragaman istiadat n sejarah indonesia,jdna ga perli lagi ke TMII or museum…..
monas 2,, ga hanya terdapat ruang2 formal tetapi juga ada ruang bebas,,
so cocok bgt bwt acara bebas di hari minggu,,
btw, klo jakarta punya landmark 2 apa boleh???
soalnya g pngn bgt bwt monas 2 biar lebihbermutu aja tempatna…
plis kirim saran2 lo ya
LianaIsti_12@yahoo.com
Kamis, 22 Februari 2007 @ 17:37
MONASKN LAMBANG DR JAKARTA,KNP GA DTMBH DGN WARUNG MAKN DGN CIRI KHAS JAKARTA / BETAWI.PST TMBH BNYK PNGUNJUNGNY,TERUS DBERSIHIN DONK DALM MONASNYA JGN BAU PESING BGT.UTAMAKN KBERSIHAN,OK…………!!!!!!!!!!
Kamis, 22 Februari 2007 @ 17:44
woi besok tgl 24 februari w mw ujian praktek dimonas nih,sumpah w takut abis……. doain w y biar lulus test guidingnya.tuk ortu,my prince and my friends i hope your pray n support…tks…
Kamis, 22 Februari 2007 @ 17:47
fuad kangen dina
Selasa, 6 Maret 2007 @ 10:30
bisa ga lu tampilan foto-foto yang lengkap, gakk hanya luarnya tapi detail dalam-dalamnya monas, dan kalo bisa lu foto tuh emasnya biar lebih nyata bahwa tu keindahan sejarah ada disitu, thanks yach…………………..
Selasa, 6 Maret 2007 @ 11:23
#68: Tentu saja tidak.
Rabu, 14 Maret 2007 @ 14:58
aris samansa kuningan
Emang lo lahir di mana Sampai ngak tau ……………..
MOnumen Nasional
Dasar Goblok banget…………………….
Ha ha ha ha ha ………………………………
Makanya banyak baca bukuuuuuuuuu
Kamis, 15 Maret 2007 @ 9:40
Aku punya ide gimana kalau tiap malem minggu di monas di Drop 100 WTS ABG
Biar ramai banget juga buat yg jomblo abis…
ha ha ha ha ……………………….
Gimana ide aku top ngak coy………..
Aku Juga pengen Ada band ,atau acara -acara lain yang heboh
Tolong bang Yosss…..Ide aku tu di Pikirkan Soal nya kalau lihat air mancur terus kan bosen WTS nya lebih dari 100 juga boleh
Kamis, 15 Maret 2007 @ 10:05
Setuju banget tu mas anto
Aku dukung ……………..
Kamis, 15 Maret 2007 @ 10:08
Apan tu Dsar Jorok
Kamis, 15 Maret 2007 @ 12:42
knp si wc di monas harus di mobil,jiji bgt tw…..bau bgt lg.buat yg baru gt,biar agak nyaman.ad,dina sayaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang bgt ma fuad.jgn ky dulu lg y,jgn prnh sia-siakn ksmpatan yg sering dina brikn y.ad slalu ada di dlm hati dina.
Rabu, 21 Maret 2007 @ 16:03
Kemarin Malem aku ke monas ama temen2 pas sampai di sana banyak anak muda yg mabuk-mabukan sambil ngodaiin cewek-cewek itu kan ngak bikin nyaman sampai-sampai ada cewek yg nangis karena bajunya robek
tolong Donk keamanaan nya di tambah. kalau perlu di cari yang gede2 biar ngak ada yang resek
Sabtu, 24 Maret 2007 @ 19:43
TADI SAYA BARU KEMONAS,AMA TEMEN2 SEKOLAHAN KEPUNCAKNYA LAGI. DI ATAS MONAS ADEM BANGET ANGIN BERTIUP SEPOY2 ASYIK LAGI.
Kamis, 19 April 2007 @ 0:26
ih.. kan yamg bikin 4 sekawan kesenian dari ASRI jogyakarta
salah satunya Alm. Nur Achmad Sadimin bin Rusdi, eyang kakungKu tercinta
tolong doaNya.. semoga beliau diterima disisiNya.. amin.
Jumat, 20 April 2007 @ 21:42
Kok proyek na MONAS blom jd sih!pagar na bkn suasana MONAS kurang asri. Sama pagar yg bwt tmpt antrian tlg di/bsr, biar antrian na ga sempit ‘n panjang
Jumat, 27 April 2007 @ 21:11
what a beautiful monument it is!
Senin, 14 Mei 2007 @ 14:54
kalau malam minggu ramai banget,tapi kesadaran akan kebersihan teramat sangat kurang sakali.kan sayang aset daerah itu seperti tudak terawat
Kamis, 24 Mei 2007 @ 13:52
saya minta tolong sama siapa aja yang tahu alamat dan nomor telepon ( telepon kantor) monas berapa yah..?
tolong beritahu ke saya karena saya lagi kerepotan mencari tahu tentang nomor telepon monas, makasih
Rabu, 6 Juni 2007 @ 15:46
hohohohoho. . .cape bed pkl dmonaz panaz bed dah ah>>>>
dah gtw naek turun tangga lagi!!!!!
kl bsa banyank in ac nya dun!!!!!!!!!!!!!!!
hohohohoho. . .
Selasa, 10 Juli 2007 @ 18:39
Sedikit penjelasan Bung Jay..
Perancang arsitektur Monumen Nasional (Monas) bukan hanya Ars. Soedarsono tetapi juga oleh Ars. Frederich Silaban (yang juga dikenal sebagai arsiteknya Mesjid Istiqlal) (lihat link wikipedia yang kami sertakan). Untuk lebih meyakinkan lagi silahkan googling sumber2 lainnya. Trims bung Jay.. Salam :)
Jumat, 13 Juli 2007 @ 23:23
lidah emas di monas kalo dilihat dan diperhatikan mirip kayak seorang putri yang sedang duduk dengan rambut yang menjuntai..apa lagi kalo dilihat dari arah yang mau ke tanah abang
Senin, 16 Juli 2007 @ 10:58
gw lg butuh banget segala sesuatu tentang monas nih. Buat tugas kul gw. gw mw buat naskah reportase gt. Yang isinya ngebandingin Monas tempoe doeloe dengan monas tahun 2007 gt. Buat dapet gambar monas tempoe doeloe dr mana ya….?? ada yg tau ga?? please help me… urgent…!!
Sabtu, 25 Agustus 2007 @ 13:19
tlg beritahu tntg mslh monas!!!!!!!
Rabu, 29 Agustus 2007 @ 16:14
Mmmmmmmmmm monas keyen juga sich apalagi tamannya yan PW Buanget wat nyantai ma temen-temen. Tapi sayangnya pintu masuk monas jarang dibuka untuk umum sich!!!! Coba aja bisa buat umum tanpa rombongAN PASTI Gw kesana dech!
Minggu, 23 September 2007 @ 21:07
klo bsa monas ditinggiin lgi dunc.
byar kren…
trus klo bsa harga msk bwat pelajar dtrunin dunc.,
byar bnyk pengunjungnya…
Rabu, 26 September 2007 @ 12:14
gw gak tau apa mo org2 Jkt skarg… bisa nya cuma pade ngmong doang…gw gak nyesel jd org Jkt, tp gw sedih lihat Jkt q skrg….
Rabu, 31 Oktober 2007 @ 11:39
sebenarnya siapa yang mencetus ide monumen nasional? siapa yang tau jawabanya? ternyata ide itu muncul bukan dari tokoh Revolusi kita( Bung Karno ) melainkan muncul dari seorang putri ningrat keturunan Banyumas Jawa Tengah. siapa dia? menurut sumber yang di dapat beliau merupakan istri dari Sarwoko Martokoesoemo yaitu adik dari Mr.Sartono. Beliau adalah salah satu tokoh pahlawan, sewktu zaman itu beliau menjabat sebagai ketua DPA. Beliau juga yang menolong Bung Karno dari penjara Belanda.Beliau juga keturunan ningrat dari Mangkunegaran Solo Jawa Tengah dari Kanjeng Gusti Pangeran Mangkunegaran III. mo tau lebih detailnya mengenai siapa pencetus ide MONAS? di salah satu anaknya mereka memiliki bukti2 otentik. hub.SOEMARTONO SARWOKO 0251 – 363369, SITI WAHYUNI 021 – 3928780, AGUSTONO SARWOKO 021 – 5535921
Kamis, 8 November 2007 @ 9:16
aku sebagai anak bangsa sangat bersyukur karena paling tidak bangsa ini punya tanda atau ciri bahwa bangsa ini merdeka adalah hasil dari perjuangan anak2 bangsa Indonesia sendiri.kita sepatutnya bangga dengan semua ini(Berdirinya MONAS),dan kita sepatutnya bangga dan tak kurang sepatutnya menjaga kemegahan bukti2 serta tanda mercusuar kebanggaan bangsa kita.saya atas nama anak bangsa berharap agar pemerintah lebih giat lagi mendirikan tanda2 mercusuar kemerdekaan bangsa Indonesia agar bangsa ini dapat dipandang tinggi oleh bangsa2 lain……semoga makin hari bangsa Indonesia ini makin mendekati kejayaan dalam segala aspek……amin.selamat berjuang…………
Jumat, 9 November 2007 @ 11:13
Monas…..
Duh,,aku kangen eunk pingin k monas lagi,cz terakhir k monas tzu waktu kelas 3 SD m temen. waktu tzu q-ta makan2..dulu sepi banget tapi sekarang kelihatannya dah rame ya…skarang tempat’y juga dah berubah ga kaya seperti dulu lho…..!!!!
Minggu, 9 Desember 2007 @ 18:16
ya… kalau bisa aku mau ke tugu monas karena aku belum keatasnya cara gimana ya……..?
Minggu, 16 Desember 2007 @ 21:40
ternyata pencetus ide monumen nasional muncul bukan dari seorang pakar di bidang ilmu tumbuh-tumbuhan Namanya, Dr Melchior Treub yang pernah menjadi direktur Kebun Raya Bogor antara tahun 1851 hingga 1910. Seharusnya pemerintah memberikan semacam penghargaan kepada keluarga Sarwoko Martokusumo yang berkat idenya dijadikan suatu monumen kebangsaan sekaligus lambang pemerintahan DKI. BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI SEJARAH DAN PARA PAHLAWAN. masih banyak pahlawan – pahlawan bangsa yang tidak di perhatikan pemerintah, sekarang yang di perhatikan adalah partai untuk memperkaya golongan dan pribadi.
Senin, 7 Januari 2008 @ 11:33
Sebenarnya banyak hal yang bisa bikin Monas terlihat lebih menarik.
1. kenapa tidak disediakan kereta untuk berkeliling sekitar monas yg dimulai dari pintu masuk monas. kan dari pintu monas ke tugunya lumayan jauh jalan kakinya, jadi kenapa tidak disediakan kereta yg seperti ada di kebun raya ragunan??
2. di dekat tugu monas banyak terdapat pintu2 masuk dan kenapa kita harus lewat terowongan? kenapa pintu2 tersebut tidak digunakan agar lebih memudahkan para pengunjung?
3. saya juga masih melihat begitu banyak sampah2 yg berserakan di sekitar monas,dan sayang sekali tempat2 sampah yg disediakan disana minim dan jaraknyapun jauh2 seingga mungkin para pengunjung malas, kenapa tidak disediakan tempat sampah setiap kita berjalan 10/15 langkah jd ini juga salah satu jalan untuk mewujudkan budaya buang sampah pada tempatnya.
4. ketika saya mengunjungi monas perut saya tiba2 ssaja lapar tapi disa tidak tersedia tempat untuk makan2 atau sekedar minum kopi/teh. kenapa tidak disediakan tempat makan atau mungkin semacam cafe/warung tenda tapi hanya disediakan terbatas untuk tidak merusak keindahan lingkungan minas juga.
mungkin itu saja yang menjadi pertanyaan saya
Jumat, 15 Februari 2008 @ 13:59
monas tu emang indah ma megah bgt ya mas…
tp sayang knp pemandu di monas kurang??
jd pas q study tour ke sana kurang dech pengetuannya..,
soalnya ag’ g’ ngerti ma tempat yang penting di sana…
Sabtu, 23 Februari 2008 @ 12:50
Bantuin tgsQ dunk….
ILmu ap aja sich yg ada di monas???
Sabtu, 22 Maret 2008 @ 1:12
senang sekali melihat gambar monas jadul, bersih indah rapih. sekarang monas banyak polusi..
Sabtu, 5 April 2008 @ 14:25
SAYA PERCAYA MONAS AKAN DIUBAHKAN!!!!!!!!!!INDONESIAPU JUGA
Kamis, 17 April 2008 @ 14:20
monas itu surga dunia buat gw….sumpah indaaaaaaah bgt dech.bisa ngintip orang yg lg pd pacaran tuh…
Jumat, 23 Mei 2008 @ 22:03
wisata tangga……….
Senin, 2 Juni 2008 @ 13:16
rawat dan jagalah selalu sejarah ini
Senin, 2 Juni 2008 @ 13:17
tolong tambahkan peta wilayah monas/area monas yang telah di pagar oleh pemerintah dki jakarta
Senin, 2 Juni 2008 @ 13:36
Sejarah Monas
Monas adalah bagian dari politik ruang “space”. Cara orang membanggakan negerinya adalah dengan membanggakan kotanya. Roma dibangun konon oleh Romus dan Romulus, Kaisar Nero membakarnya dengan tujuan agar kota ini tidak jadi kiblat peradaban romawi. Abd. Rahmah membangung Bagdhad sebagai kota peradan Islam, Hitler membangun Berlin sebagai simbol peradaban Bangsa Arya German.
Sukarno terinspirasi dengan proyek Musolini ketika menjadikan colledrom la rome sebagai sentral kota Romawi. Jendral nyentrik ini membuat coleseum sebagai titik pusat kota Roma Italia, maka bangunan yang menghalangi pandangan kepada landmark kota ini dihancurkan dengan tembakan tank. Seluruh bangunan harus dibuat melingkar menghadap colleseum.
Nah Monas itu dibuat empat mata angin yang menganut prinsip alun-alun kerajaan Sriwijaya dan Mataram. Rencana Soekarno menjadikan Monas sebagai titik acuan bangunan, dimana diharapkan semua bangunan di Jakarta menghadap bagian mukanya (fasade) ke arah monas. Maksudnya Jakarta menjadi sebuah kota Dunia yang membanggakan (kayak twin tower petronas di KL yang dikenal sebagai simbol kemajuan Malaysia).Sayangnya pembangunan di Jakarta tidak punya arahan, jadinya sekarang semrawut.
Bentuk Monas sendiri adalah simbol dari Lingga dan Yoni (alat kelamin pria dan wanita). Metamorfosis dari dari kesatuan tradisi Indonesia tentang Tao (Yin and Yang). Lingganya adalah tugu tegak, dan Yoninya adalah cawan Monas.
Petani hindu percaya jika Bumi adalah Ibu (makanya Indonesia bilang negerinya, Ibu Pertiwi) dan padi, pohon-pohon yang tumbuh subur di atasnya adalah Lingga. Nah kira-kira begitu kejadian monas.
Senin, 9 Juni 2008 @ 10:30
heei frend aku ngak pernah ke monas jadi ngak bisa cerita apa-apa,makasih.numpang nulis and belajar ngetik cepat.
Senin, 7 Juli 2008 @ 21:06
Seumur-umur jadi warga DKI nggak pernah saya sampai ke puncak monas… selalu gagal karena ngantri yang nggak kira2.
Selasa, 15 Juli 2008 @ 14:35
Itu loh pedagang asonganya, monya buang sampahnya sembarangan. Aku tegur eh akunya malah kena damprat. cape deh….
Honey.semarang@gmail.com
Selasa, 15 Juli 2008 @ 14:42
Monas bisa bersih begitu klo ga ada pengunjungnya loh, pake personil kebersihan berapa ya ?
Untuk petugas pengawas kebersihanya ada tidak, Apa bener yang buang sampah sembarangan ditindak ? Apa sanksinya ? Biasa yang melanggar usia bearapa ?
Bisa bantu saya ? please………
esifitri@yahoo.co.id
Kamis, 31 Juli 2008 @ 10:09
Monasny bagus, cm pdagang2 liarnya yg gk bagus. Bkin berkurang deh nilai pesonanya.
Ak USUL bwt pak polisi, satpam2, atau siapa aj deh yg kunjungi MONAS byr pdagang2 it d tertipin atau di usir skalian byr g smbrngan. Klo pngen jualan d areal stu, agar lwat ijin dulu dr phak berwenang.
Selasa, 19 Agustus 2008 @ 10:31
monas bagus banget, menakjubkan lho!!!!!!!!!!!!!
tapi waktu lihat di teleskop tu ko g bisa lihat jauh bang3et ya,,,,,,,,bisanya cuma yang deket2 ja………….!?
Rabu, 20 Agustus 2008 @ 18:17
Mas Jay, saya pernah mendengar mengenai desain api monas yang konon jika kita lihat dari depan istana merdeka akan membentuk siluet seorang wanita yang sedang duduk dengan rambut terurai,
katanya Bp. Ir Soekarno sebagai pencinta wanita ingin ada wanita cantik yang bisa selalu dipandang.
ada komentar?
buat teman-teman yang penasaran coba deh perhatikan
Luar biasa memang seorang bung karno dengan filosofi dalam hidupnya
Minggu, 24 Agustus 2008 @ 10:34
dioramaanya keren banget, tapi antriannya mau ke atas itu loh panjang bangettt klau pas liburan sekolah. fasilitas lainnya dan pelayanannya harus ditingkatin.
Kamis, 4 September 2008 @ 11:22
mas saya minta isi dari monas donk ,misal: gambar
eta,garuda,gerbang yg ada naskah proklamasi, dan sejarah monas yg komplit .
Kamis, 11 September 2008 @ 10:33
Mas Jay, boleh minta data2 monas yg lengkap ga kalo punya??
Gambar konstruksi (denah, site plan, anything), peta ama sejarahnya yg komplit…
Negara ini hebat, sejarah landmarknya sendir ga lengkap n birokrasinya bikin cepet tua…. Mao bikin skripsi jadi ga jelas nasibnya….
Makasih banget!
Sabtu, 20 September 2008 @ 13:47
mas Jay…gw wktu prtma ke jakarta,yg dicari2 adalah monas,habis,,,kayaknya udah jadi kebanggaan orang Indonesia.kalo di malaysia kan petronas.So kalo di indonesia yaaaaa MONAS.
Oya tolong kirimkan data2 monas,latar belakangnya,sejarah,denah & siapa ide pembuatnya?pkoknya yang lengkap aje..
thx before
Selasa, 30 September 2008 @ 20:53
tolong dunk muatin sejarah na ttg monas..
buat bhan gaiding nee…
tolong secepet na yaa…
tolong di kirimin yaa..
klo bisa yang sama kaya dony..
penting bgt ne..
thankz before..
monas keren koq..
Jumat, 10 Oktober 2008 @ 2:26
huahh… gw bertahun2 d jkt malah blom pernah naik k puncak monasnya,
ASK dong, gmn buat naik ke atas monas??
ada jam2 tertentu gak?
denger2 katanya bayar ya? bayar brp duit?
klo malem boleh gak naik k atas monasnya?? kan lebih ok tuh pemandangan jkt d mlm hari
thx bgt klo mo nanggepin pertanyaan2 cupu gw yah… ^_^
Kamis, 23 Oktober 2008 @ 18:04
wakakak…
banyak amat yang ngirim komentar
yang punya ampe pusing kale maw jawabin yang mana doeloe
tapi aneh deh masa ukuran cawan 45×45m trus ukuran ruang museum sejarah nasional yang ada di dalem cawan bisa 80×80m?
mank pake apaan?
Minggu, 26 Oktober 2008 @ 11:59
sy poetra jombang jatim pada th 1995 monas jelek banget taman nya dan sekarang sangat bagus banget dan ku mohon jagalah monumen itu dg baik kalau bisa tambahi dong fasilitas nya biar agak ok sedikit
Jumat, 7 November 2008 @ 17:41
DucH Q Lg Bingun9 NicH..
monumen nasional, museum nasional, tugu nasional (samaKan,?) itu2 aj
makLum bru ProseS
Senin, 17 November 2008 @ 18:24
waktu aku ke monas kq petugasnya ga ngajak ak muter2 mpe ke lantai atas sich………………………padahal aku pengen lihat……….uh jadi kurang puas dech………..
Minggu, 23 November 2008 @ 12:30
beeeeuuuuhhh… Monas bener2 mantap!!!! sangking mantapnya balik2 dari monas badan gw mw ambruk… tau gak knp????? ngantriiiiinyaaa panjang bangeeeettt… cari solusi dund biar gak ngantri lama oteh…. tapi klo secara keseluruhan… TOP ABIIIIZZZZ……… oiya..klo ada acara di monas kasih2 kabar yeee….
Selasa, 10 Februari 2009 @ 18:17
monas itu BAGUS BBBBUUUUAAAANNNNGGGGEEEETTTT!!!!!!!
cz,waktu w study tour ke monas, pertama w fikir di monas gx ada apa2,ternyata semua perasangka buruk w tentang monas sirna dalam sekejap waktu w nyampe di sana,
yg bikin w kagum sama monas,waktu w masuk ke MUSEUM SEJARAH.
n”yg bikin semangat w nambah,waktu w liat langsung “TEKS PROKLAMASI” & disitu langsung di puterin suara presiden pertama yaitu bapak.SOEKARNO !!!!!!!!……….
HIDUP INDONESIA !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!11
Rabu, 25 Maret 2009 @ 17:02
Monus itu memang sangat bagus>>tp ada kekurangany tambah lg dong lapangany u/k tmpat main futsal coz nya setiap malam minggu sy dan teman2 sy sllu kemonaz u/k main fulsal…
Jumat, 27 Maret 2009 @ 16:04
hello,
sepertinya semua orang di blog ini adalah pecinta MONAS. Pernah ga terpikir bahwa hampir sebagian besar politisi, socialite, selebritas, anak gaul, remaja, tidak pernah berniat untuk mengabadikan momen berharga mereka di MONAS, baik melalui blog, facebook, friendster mereka?
Senin, 13 April 2009 @ 11:27
w suka bgd ma monaz dech, w itw pengen bgd ke sana tiapz haryy..luph u naz!!! ^.~
Kamis, 11 Juni 2009 @ 9:19
bari 2 hari yang lalu saya ke monas .ada teman yang tanya .arti dari tugu monas apa sih ?terus saya jawab sesuai yang di tulis di artikel ini ,tapi saya juga agak bingung ,di buku yang saya baca sebenarnya tugu monas adalah adaptasi lambang VOC .apa itu benar ,tolong di jawab
Jumat, 2 Oktober 2009 @ 14:29
AK BANGGA JADI ANAK INDONESIA KARNA AK MEMPUNYAI BANYAK SEJARAH YANG BERKESAN. CONTOHNYA TUGU MONAS YANG TINGGI DAN INDAH.
Minggu, 15 November 2009 @ 3:42
gue lg pngn bkin film dokumenter monas . Informasinya cukup ngebantu . Monas keren bgd dr dlu smpe skrg.
Jumat, 4 Desember 2009 @ 9:11
Om jay , boleh minta no telpon pengelola MONAS dong ? , aku telpon ke 3823041 gak ada yang ngangkat , padahal itu no tel pengelolanya ? thanks ya – Erwin , garut
Rabu, 30 Desember 2009 @ 12:51
boleh minta no telpon pengelola MONAS dong ? secepat nya yah, mo ada rombongan di bln jan 2010 MARISSA HOLIDAY
Rabu, 30 Desember 2009 @ 12:58
Sekarang ini banyak juga rombongan yang ingin wisata ke Tugu monas,berapa sih harga nya/pak untuk pelajar dan untuk umum nya,thx Marissa Holiday
Sabtu, 27 Februari 2010 @ 14:44
kalo ke Bali saya sudah pernah malahan sering, tapi kalau ke Monas saya belum pernah tuh….. kaya apaya, apa dekat ama pantai yang sejuk-sejuk gitu… Hi…Hi…Hi…