Saalh Keitk

Senin, 7 Juni 2004 M
18 Rabiul Akhir 1425H

Salah ketik bisa sering terjadi di manapun, tapi memang susah diterima jika itu terdapat di ruang publik yang dibaca oleh banyak orang, dan yang namanya fasilitas publik haruslah direncanakan dan dirancang tanpa kesalahan sama sekali. Apalagi jika yang dituliskan adalah kosakata asing, bikin malu kalau ada bule yang komentar.

Gambar ini dicapture dari bus Transjakarta a.k.a. busway

saalh keitk 1
saalh keitk 2

Komentar

10 komentar untuk catatan 'Saalh Keitk'

  1. #1
    gravatar

    Dulu yang sering welcome ditulis wellcome (“l” dobel). Sempat juga di TMII atau Ancol, di salah satu pintu gerbang, tertulis: see you letter (seharusnya “later”).

    Namun entah salah kaprah atau alasan lainnya, di Belanda tulisan “panggang” menjadi “pangang”, sehingga di menu restoran tertulis “babi pangang”.

  2. #2
    gravatar

    Mau komentar, sebenernya kesalahan tulis disable menjadi difable emang salah tapi kaya’nya ndak salah salah banget deh. Soalnya (CMIIW) difabel merupakan singkatan dari different abbility kalo gak salah yang bikin istilah ini orang Indonesia. So, mungkin mencoba di-“asingkan” menjadi difable .
    Cuman mungkin difable jadi asing di telinga bule:)

  3. #3
    gravatar

    mungkin difable maksudnya itu
    tapi untuk disable harusnya disabled

  4. #4
    gravatar

    boleh ngelink ketulsian ini ya aa Jay?

  5. #5
    gravatar

    setahu saya disable dgn difable itu berbeda, tetapi memiliki arti yg sama
    disable = dis + able (tidak mampu/memiliki kekurangan)
    difable = different from able people (berbeda dengan orang yg mempu)

    jd difable lebih halus dibandingkan disable, karena orang cacat bukanlah orang yg tidak mampu tetapi hanya berbeda dengan orang pd umummya (yg tidak sakit/cacat)

    hanya masalah istilah, artinya ya sama aja, jd bukan salah ketik .thxs

  6. #6
    gravatar

    itu bukan salah ketik…dulu orang pake disable people untuk menyebut penyandang cacat…tetapi sekarang disebut difable (orang yang punya kemampuan berbeda)…gak ada yang salah dalam tulisan itu…

  7. #7
    gravatar

    […] Membaca tulisan Rendy tentang disahkannya perda pernyandang cacat mengingatkan kembali saya tentang istilah difable. Seperti banyak orang, saya pertama kali menemukan istilah ini ketika menggunakan busway dan mengira itu adalah kesalahan ejaan. Tapi ternyata makin lama makin banyak yang menggunakan istilah difable secara konsisten, termasuk di antaranya media-media massa. Jelas ini bukanlah semata-mata kesalahan pengetikan. […]

  8. #8
    gravatar

    […] Membaca tulisan Rendy tentang disahkannya perda pernyandang cacat mengingatkan kembali saya tentang istilah difable. Seperti banyak orang, saya pertama kali menemukan istilah ini ketika menggunakan busway dan mengira itu adalah kesalahan ejaan (saalh keitk&trade. Tapi ternyata makin lama makin banyak yang menggunakan istilah difable secara konsisten, termasuk di antaranya media-media massa. Jelas ini bukanlah semata-mata kesalahan pengetikan. […]

  9. #9
    gravatar

    Kalo menurutku gak masalah sih salah ketik juga.
    Hebatnya, meskipun dibalik-balik gimanapun tetep aja bisa kebaca :D
    Kalo mau baca, hasil penelitiannya silakan klik
    disini

  10. #10
    gravatar

    Saya rasa bangsa ini terlalu banyak kritik semua mau dikritik, kapan kita membangunnya, tolong kalo mau mengkritik sesuatu dipelajari dulu dan kalo bisa langsung kepada sasaran biar kalo salah dapat diperbaiki. Terima kasih

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.