Sabda dari Persemayaman

Senin, 8 September 2003M
11 Rajab 1424H

Sudah lama tidak naik kereta Parahyangan Bandung-Jakarta, ternyata harga tiketnya masih sama tapi warnanya berubah dari hijau menjadi pink dan di pinggirannya berhologram. Pergi-pulang di perjalanan kuhabiskan waktu membaca novel T.M. Dhani Iqbal: Sabda Dari Persemayaman, bercerita tentang mahasiswa yang berontak terhadap sistem pengajaran universitas dan disampaikan dengan materi psikologi dan filsafat. Cukup mudah buat pembaca sedikit memahami teori-teori psikologi/filsafat seperti Hegel atau Einstein, serta teori-teori seperti materialisme, relativitas, kausalitas, positivisme dll.

Catatan Yang Mungkin Terkait

Tidak ada isian yang terkait |

Komentar

5 komentar untuk catatan 'Sabda dari Persemayaman'

  1. #1
    gravatar

    itu hologram tiketnya tulisan C.A.L.O. bukan?

  2. #2
    gravatar

    Kalo Argo Parahyangan warnanya pink, berarti argo peuyeum warnanya putih, jangan sekali-kali nyobain dech soalnya arahnya ngak ke jakarta tapi ke cicalengka.

  3. #3
    gravatar

    matikah penulisnya?

  4. #4
    gravatar

    Saya juga baca novel “Sabda Dari Persemayaman”.
    Beberapa teori filsafat yg ada di novel justru membuat kerut berkening krn terlalu berapi-api jika ada dalam pikiran tokoh utama.
    Dipertengahan novel, pembaca seperti terengah-engah masuk ke logika penulisnya. Karakter tokoh utama dalam novel ini begitu berapi-api tapi sebenarnya ia lemah.

    menurut saya pribadi, novel ini terombang-ambing tak nikmat dibaca dari bab pertama sampai bab terakhir berturut-turut.

  5. #5
    gravatar

    Saya sedang meneliti novel ini sebagai tugas akhir saya. Novel ini sempat membuat saya ikut stres mungkin karna pembahasa berat mengenai filsafat begitu byk didalamnya. Novel ini sebenarnya memiliki cerita yang simple, tapi karna byk pendapat filsuf inilah membuat novel ini menjadi membosankan. mungkin novel ini lebih menceritakan mengenai filsafat dibanding membahas kebobrokan dunia pendidikannya!. seharusnya, Satar menjadi tokoh utama dalam semua tindakan yg terjadi dalam peristiwa novel tersebut, tetapi pada kenyataannya, satar berada didimensi yg berbeda yg selalu berinteraksi dengan pemikirannya sendiri.
    Sebuah kemajuan besar buat T.M. Dhani iqbal yg mampu membawa pelajaran filsafat yg membosankan, disulap menjadi sebuah karya sastra yg memiliki ketertarikan sendiri tuk dibaca serta menjadikannya sebagai tambahan ilmu bagi sipembaca!!!!!
    Salam Kebebasan Berfikir!!!!!

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.