September 2003

Galian oh galian

Kamis, 25 September 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Satu komentar »

Di persimpangan dan cekungan jalan Gegerkalong Hilir – Sukahaji sedang dibereskan selokan yang melintang jalan. Pekerjaannya cukup lambat, sudah beberapa hari masih setengah, nunggu kering kayaknya. Akibatnya lalu lintas gantian di kedua jalur tersebut. Gara-gara galian ini dari rumah sampai ke simpang tiga Gegerkalong Hilir – Setiabudhi butuh waktu 15 menit lebih…

Popularity: 2% [?]

Dirgahayu Bandung

Kamis, 25 September 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 3 komentar »

Tidak diketahui secara pasti, berapa lama Kota Bandung dibangun. Akan tetapi, kota itu dibangun bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas prakarsa Bupati Bandung, bahkan pembangunan kota itu langsung dipimpin oleh bupati. Dengan kata lain, Bupati R. A. Wiranatakusumah II adalah pendiri (the founding father) kota Bandung. Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan surat keputusan tanggal 25 September 1810.

Selamat Hari Jadi Kota Bandung!

Popularity: 2% [?]

Pepsi Blue

Selasa, 16 September 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 4 komentar »

Pepsi BlueBaru nyobain Pepsi Blue, sesuai namanya memang berwarna biru, bahayanya bisa tertipu jika direndengkan dengan spirtus, mungkin warna dan tampilannya identik kali ya…

Ternyata yang dibeli hasil produksi Malaysia, kandungannya: air berkarbonat, gula, asid fosforik, asid sitrik, kafein, kondisioner, perisa semula jadi? (bahasa Inggrisnya natural flavouring) dan pewarna.

Popularity: 2% [?]

Jagung

Senin, 15 September 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Tiada komentar »

Seorang wartawan mewawancarai seorang petani untuk mengetahui rahasia di balik buah jagungnya yang selama bertahun-tahun selalu berhasil memenangkan kontes perlombaan hasil pertanian. Petani itu mengaku ia sama sekali tidak memiliki rahasia khusus karena ia selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya pada tetangga-tetangga di sekitar perkebunannya.

“Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?”, tanya sang wartawan.
“Tak tahukah anda?”, jawab petani itu. “Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus menolong tetangga saya mendapatkan jagung yang baik pula.”

Begitu pula dengan hidup kita. Mereka yang ingin meraih keberhasilan harus menolong tetangganya menjadi berhasil pula. Mereka yang menginginkan hidup dengan baik harus menolong tetangganya hidup dengan baik pula. Nilai dari hidup kita diukur dari kehidupan-kehidupan yang disentuhnya.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

Popularity: 2% [?]

Produk TI Indonesia Harusnya Lebih Ramah Pengguna

Senin, 15 September 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Satu komentar »

Dari detikinet.com:
“Kreativitas produk TI (teknologi informasi) Indonesia diakui cukup baik, sayangnya, keseimbangan antara keindahan dan pencapaian teknis masih kurang. Ternyata, masih banyak produk yang tidak memperhatikan kemudahan penggunaan. Hal itu diungkapkan Merlyna Lim, anggota panel ahli World Summit Award (WSA), kepada detikcom, Senin (15/09/03). “Produk yang menarik dari segi desain kebanyakan tidak maksimal aspek teknisnya, sebaliknya yang fungsi dan aspek teknisnya baik kebanyakan tidak didesain dengan menarik, ” jelasnya mengomentari produk-produk yang diajukan untuk menjadi nominasi WSA.”

Lulusan arsitektur yang punya ketertarikan besar dalam bidang teknologi informasi.

Popularity: 2% [?]