Agustus 2003

SPAM: Jualan Buku

Jumat, 29 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 13 komentar »

ID LTP lpppb_ut@indo.net.id mengirim spam:
Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika email ini pernah kami kirimkan kepada Bapak/Ibu…

Halo semua… Apa kabar? Aku boleh ya ngeganggu sedikit…
Lembagaku mau ngejual murah buku pelajaran bahasa Inggris yang dipake untuk mahasiswa Program Studi Inggris Universitas Terbuka waktu programnya dikelola lembagaku dulu. Karena buat mahasiswa UT, sebagian besar ada buku tuntunannya (‘study guide’), jadi bagus buat belajar sendiri… Tapi buku2nya bukan buat yang kerja aja lho karena tingkatan bukunya berjenjang, — mulai dari buku untuk siswa sekolah sampe untuk yang udah mahir (rincian judul buku masing2 paket bisa dilihat di bawah): Baca selengkapnya »

Oposisi Bumi Mars

Rabu, 27 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 26 komentar »

Dalam tiga hari ini tanggal 27, 28 dan 29 Agustus planet Mars berada dalam orbit dengan jarak terdekat ke bumi (oposisi). Peristiwa langka ini cukup banyak diminati orang-orang. Tadi dengan beberapa rekan kantor mencoba jalan-jalan ke Bosscha di Lembang meskipun melalui reservasi telepon semua tiket sudah habis dipesan.

Dari tengah kota Bandung sampai ke Bosscha membutuhkan waktu 1 jam 45 menit dan itu pun sudah tidak bisa masuk ke area laboratorium Bosscha. Akhirnya makan pete dan usus goreng di RM Brebes Lembang, kebetulan ada yang sedang berulang tahun.

Surat untuk Presiden dan jawabannya

Selasa, 19 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 8 komentar »

Pemenang Pertama Lomba Menulis Surat untuk Presiden Tingkat Nasional, Kategori Kelas I-III SD dalam Rangka Hari Anak 2003. Dewan Juri: Seto Mulyadi, Riris K. Toha Sarumpaet, Tika Bisono, Agus R. Sarjono

Kepada Yang Terhormat
Presiden Republik Indonesia
Megawati
Di Istana

Assalaamualaikum.
Ibu Mega, apa kabar? Aku harap ibu baik-baik seperti aku saat ini. Ibu, di kelas badanku paling tinggi. Cita-citaku juga tinggi. Aku mau jadi presiden. Tapi baik. Presiden yang pintar, bisa buat komputer sendiri. Yang tegas sekali. Bisa bicara 10 bahasa. Presiden yang dicintai orang-orang. Kalau meninggal masuk surga. Baca selengkapnya »

Komputer dan Arsitektur

Selasa, 19 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 5 komentar »

Melihat perkembangan digital dan arsitektur di kampus sekarang sepertinya menyenangkan, jauh lebih baik kondisinya dibanding 5-7 tahun yang lalu ketika visi komputer dan arsitektur ditentang habis-habisan oleh dosen-dosen senior yang tidak/kurang mengerti tentang komputer sebagai media, alat dan asisten desain. Komputer sebagai alat bantu gambar adalah kuno (Computer Aided Drawing), hal ini dulu berbenturan dengan sikap pengajar senior. Bagaimana dengan perkembangannya? komputer itu adalah asisten perancang (CAD: Computer Aided Design).

Yang lucunya staf pengajar seperti gegap gempita dengan program komputrisasi dalam pengajaran, pengadaan komputer tiba-tiba menjadi mudah dan murah untuk keperluan lab, visi-visi IT tiba-tiba keluar begitu saja, padahal semua visi tersebut sudah tertulis 7 tahun yang lalu oleh 7 orang yang sekarang hanya bersisa 1 orang karena berstatus pengajar tetap.

Kampus negeri yang menjadi swasta memang menjadi mahal. Semoga semua kondisi tersebut diimbangi perkembangan mahasiswanya dan tak lupa staf pengajarnya.

Gorden

Selasa, 19 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 2 komentar »

Jumat lalu jalan-jalan ke kampus sekalian ketemu teman se-almamater. Weh! ternyata gedung jurusan yang punya galeri kaca dan juga bangunannya banyak kaca jendela juga sekarang dipasang gorden hijau. Bagus sih hasilnya, terutama di galery jika dibutuhkan presentasi layar proyektor menjadi lebih jernih karena ruangan bisa dibuat lebih gelap.

Hanya, kenapa butuh 5 tahun untuk memasang gorden? sedangkan gedungnya aja dibangun paling hanya 1 tahun

Tukang cukur

Kamis, 14 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Tiada komentar »

Seperti biasanya, seorang laki-laki, sebut saja Steve, datang ke sebuah salon untuk memotong rambut dan jenggotnya. Ia pun memulai pembicaraan yang hangat dengan tukang cukur yang melayaninya. Berbagai macam topik pun akhirnya jadi pilihan, hingga akhirnya Tuhan jadi subjek pembicaraan. “Hai Tuan, saya ini tidak percaya kalau Tuhan itu ada seperti yang anda katakan tadi”, ujar si tukang cukur.
Baca selengkapnya »

Iwan Satyanegara: Fakta seputar proklamasi

Selasa, 12 Agustus 2003 / ditulis dalam spontan / 148 komentar »

Iwan Satyanegara
Mungkinkah Revolusi Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai revolusi dari kamar tidur? Coba simak ceritanya. Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00, ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda.

Pating greges, keluh Bung Karno setelah dibangunkan de Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Baca selengkapnya »

The Doors hidup lagi?

Sabtu, 9 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 23 komentar »

Dari Detik Hot dikabarkan The Doors akan konser. Wah ini kan grup musik 33 tahun yang lalu.. Personil The Doors yang masih ada adalah Ray Manzarek dan Robby Krieger. Katanya mereka akan membawakan lagu-lagu di album L.A. Woman (album terakhir) yang pada tahun 1971 diikuti meninggalnya Jim Morrison dan dikuburkan di Prancis.

Is everybody in?
Is everybody in?
The Ceremony is about to begin.
Wake up!

1000 Tahun Nusantara

Kamis, 7 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 3 komentar »

Habis lihat-lihat Pameran Buku Bandung 2003 di Landmark Braga… ugh! Banyak buku baru dan buku lama yang bagus-bagus yang harus (kok harus?) dibeli. Ada buku 1000 Tahun Nusantara, tebal ratusan halaman, bisa buat bantal, sayang tersegel jadi nggak bisa lihat-lihat isinya. Dari sampul belakang buku ini ternyata adalah edisi lengkap terbitan suplemen Kompas 1 Januari 2000, kalau nggak salah korannya masih disimpan di rumah. Jadi pengen beli!

Akhirnya pulang dan membeli pulpen bagus 4 biji seharga Rp5000, – Garing pisan!

Yang kecewa punya nama

Kamis, 7 Agustus 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 11 komentar »

Dahulu rakyat Aceh pernah ingin memberi gelar pada Tutut. Dia diundang ke Aceh untuk menerima gelar tersebut.Namun saat upacara berlangsung Tutut tidak mau menerima gelar tersebut dan langsung cabut pulang. Usut punya usut ternyata gelar wanita untuk wanita Aceh adalah Cut Nya… dan gelar buat Tutut adalah Cut Nya Tut.

Tutut yang kecewa berat berusaha menghubungi suaminya dan diterima oleh sekretaris Rukmana via telpon.
“Halo, bisa bicara dengan Pak Rukmana?” tanya Tutut.
“Dari siapa?” tanya sang sekretaris.
“Istrinya….” jawab Tutut.
“Oh tunggu sebentar Bu Ruk minta sang sekretaris, dan langsung Tutut menutup telpon.

Tutut kembali kecewa. Ia pun langsung menghubungi Bina Graha.
“Selamat siang bisa bicara dengan pak Presiden?” tanyanya lewat telpon.
“Dari siapa Bu?” tanya sang ajudan.
“Dari putri sulungnya Pak” Tegas tutut dengan menyisakan nada kecewa berat.
Sang ajudan pun segera menjawab “Mohon tunggu sebentar Bu Tut dan langsung Tutut menutup telpon.

Akhirnya ia memilih langsung telpon ke handphonenya pak Presiden. Pak Presiden mengangkat teleponnya.
“Selamat siang Bapak. Bagaimana Bapak memberi saya nama, masa saya di Aceh di panggil Cut Nya Tut. Sedangkan sekretaris suami saya memanggil saya Bu Ruk dan ajudan Bapak memanggil saya Bu Tut.”
Bapak Presiden menjawab “Ya sudah, biarken Tut. bukan maksud mereka begitu kok”.

Sumber: Tak diketahui