Layla
Rabu, 21 Mei 2003M
21 Rabiul Awal 1424H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Layla adalah sang malam yang gulita
Layla adalah kembang jelita yang membuat Qays menjadi majnun
Layla adalah saat ritual bersujud ke bumi menengadahkan hati;
dan sang maestro blues pun bernyanyi:
What’ll you do when you get lonely
And nobody’s waiting by your side?
You’ve been running and hiding much too long.
You know it’s just your foolish pride.
Layla, you’ve got me on my knees.
Layla, I’m begging, darling please.
Layla, darling won’t you ease my worried mind.
I tried to give you consolation
When your old man had let you down.
Like a fool, I fell in love with you,
Turned my whole world upside down.
Let’s make the best of the situation
Before I finally go insane.
Please don’t say we’ll never find a way
And tell me all my love’s in vain.
…dan layla adalah cinta.
–
* Ponselku kuberi nama Layla, awal Maret 2003
Popularity: 2% [?]
Selasa, 12 Oktober 2004 @ 14:15
layla majnun memang sebuah cerita cinta yang bagus tapi bukan merupakan suatu hal yang pantas untuk diikuti, karena cara mengexpresikan cinta bukan seperti yang dilakukan qays tersebut, dan cinta sejati itu seharusnya membuat pecintanya kuat un tuk memperjuangkan cinta yang diidamkannya tersebut bukan sebaliknya, malas dan hopeleess seperti yang dilakukan oleh majnun, tapi terlepas dari itu semua.cinta majnun tersebut patut kita acungkan jempol, untuk keindahan perasaannya, keindahan pengorbanannya, keindahan syair-syair yang keluar dari bibirnya, “Andai ku mati kaulah darahku yang menyala”.
Senin, 3 September 2007 @ 16:40
mencinta dengan sebegitu”majnun”nya,,,so touch sih,,sebagai wanita,siapa yang gak mau dianggap sebagai bunga dan purnama. Hanya saja RASA kita sepada ALLAH WAJALLA seharusnya jauh lebih menggeLora.,
Rabu, 31 Oktober 2007 @ 0:29
“benar2 kisah cinta yang luar biasa!di sini majnun bukannya memperlihatkan kemalasan dan kegilaan cinta.namun apa itu cinta dalam kecintaan itu sendiri.apabila waktu adalah anak panah maka cinta adalah busurnya,dan bahwa cinta itu adalah hidup itu sendiri.”