Panggil Aku Kartini Saja
Senin, 21 April 2003M
18 Safar 1424H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Selamat Hari Kartini untuk wanita Indonesia!

Kartini lahir 21 April 1879 atau 28 Rabiulakhir 1808 di Desa Mayong, Jepara. Tak jelas siapa yang memberikan nama itu padanya. Tapi Pramoedya dalam Panggil Aku Kartini Saja lebih yakin, karena perempuan, ibunyalah yang memberikan nama.
Waktu itu ayah Kartini masih menjabat Asisten Wedana onderdistrik Mayong, Kabupaten Jepara, dan memiliki rumah yang luas. Tapi Kartini justru tidak lahir di rumah yang luas ini. Sebagai anak dari “selir”, Kartini lahir di rumah kecil, berada di bagian belakang rumah Asisten Wedana itu.
Sejarah juga tak mencatat masa kecil Kartini. Tapi yang agak bisa dipastikan, dia besar di bawah pengasuhan ibunya, di rumah kecil itu. Kartini sendiri melukiskan masa kecilnya itu dengan nada pedih. Suratnya kepada Ny HG de Booij-Boissevain menunjukkan diskriminasi yang dia dapat ketika bayi. Ibunya harus bersaing dengan istri utama ayahnya, yang memang masih keturunan Ratu Madura. Sejak bayi dia sudah merasakan kehidupan yang beda antara gedung utama dan rumah kecilnya.
Sahabat Kartini Ny van Zeggelen dalam romannya Kartini melukiskan, setelah lahir Kartini diasuh emban, Rami. Sedang ibu Kartini, seperti kebanyakan selir lain, pergi dari rumah itu sesudah melahirkan. Ini dibuktikan dengan asumsi, Kartini tak memiliki saudara sekandung. Padahal, setahun setelah kelahirannya, saudara Kartini ada 6 orang, dari ibu-ibu yang berbeda. Tapi dari surat-surat Kartini kepada Stella, dan status ibu utama yang “cukup membencinya”, Pramoedya percaya selain Rami, Kartini masih tetap diasuh ibunya.
Kartini kemudian sekolah, tak jelas di usia berapa. Yang dapat dicatat dari masa sekolah ini adalah perasaan Kartini yang marah karena diskriminasi guru-gurunya, lewat surat kepada Estelle Zeehandellar,
“Orang-orang Belanda itu menertawakan dan mengejek kebodohan kami, tapi kami berusaha maju, kemudian mereka mengambil sikap menentang kami. Aduhai! Betapa banyaknya dukacita dahulu semasa kanak-kanak di sekolah; para guru dan banyak di antara kawan mengambil sikap permusuhan kepada kami…”
Disadur dari Masyarakat Indonesia Sadar Sejarah
Popularity: 7% [?]
Kamis, 14 April 2005 @ 9:55
Internet Explorer 5.0 Windows 98
Internet Explorer 5.0 Windows 98
materinya kurang lengkap jadi tambahin lagi!
Selasa, 19 April 2005 @ 14:31
Internet Explorer 6.0 Windows ME
Internet Explorer 6.0 Windows ME
biografinya kurang lengkap
Selasa, 19 April 2005 @ 14:39
Mozilla Firefox 1.0.3 Linux
Mozilla Firefox 1.0.3 Linux
#2: baca bukunya dong kalau ingin lengkap
Selasa, 19 April 2005 @ 16:27
Konqueror 3.4 Gentoo Linux
Konqueror 3.4 Gentoo Linux
kalo pengen lengkap tulis sendiri dong
Kamis, 21 April 2005 @ 23:16
WordPress
WordPress
21 April – Kenapa bukan Hari Perempuan?
Kenapa bukan Hari Perempuan?
“Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, …
Rabu, 27 April 2005 @ 11:41
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
cupu bgt
Kamis, 21 Juli 2005 @ 14:09
Internet Explorer 6.0 Windows 2000
Internet Explorer 6.0 Windows 2000
Dari kegelapan menuju cahaya. siapapun yang membaca tulisan Kartini dibukunya pasti mengerti bahwa bukan Emansipasi yang dicari Kartini. Ia mencari cahaya. Jika dulu kaum perempuan ingin dimajukannya, mendapatkan kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki, tapi tujuan Kartini adalah supaya perempuan dapat menjadi seorang ibu yang pintar dan mampu mendidik anak-anaknya. “Bagaimana seorang ibu dapat mendidik anaknya jika membaca saja ia tidak bisa?” keluh Kartini suatu hari.
ah baca blog gua aja deh… ini cuma secuplik aja yaa….
Jumat, 25 November 2005 @ 19:39
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
eh lo yang bilang cupu bgt tu apa maksudnya?!!!! lo pikir kartini tu cupu ya?!!! kasian bgt deh lo yg blg kartini tu cupu!! dia pahlawan tau!!!
Jumat, 21 April 2006 @ 11:22
WordPress 2.0.2
WordPress 2.0.2
[...] Sejarah telah mencatat R.A. Kartini memperjuangkan emansipasi melalui tulisan-tulisannya, begitu juga dengan R. Dewi Sartika melalui Sekolah Kautamaan Istri-nya. Keduanya muncul di akhir abad ke-19 dalam masa kolonial Tanam Paksa. Sedikit banyak perjuangan kedua pahlawan perempuan tersebut mempengaruhi politik Hindia Belanda hingga mengeluarkan Politik Etis, membalas budi dengan mencoba berterima kepada rakyat melalui kelonggaran pribumi bersekolah selain pembenahan irigasi dan emigrasi. Kedua pahlawan perempuan tersebut memberdayakan kesempatan hingga munculnya kesempatan membuat sekolah bahkan membuat kelompok politik pada dasa warsa pertama abad ke-20. [...]
Senin, 13 November 2006 @ 11:25
Opera 7.23 Windows 98
Opera 7.23 Windows 98
hari kartini harusnya menjadi motivasi kaum wanita untuk lebih baik lagi, dan lebih bekerja keras untuk dapat menghilangkan persepsi bahwa wanita adalah kaum yang lemah, walau begitu bukan berarti wanita harus diperlakukan sama dengan kaum adam “karena wanita ingin dimengerti” juga!!!!!!
Selasa, 28 November 2006 @ 21:45
Mozilla Firefox 1.5.0.8 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.8 Windows XP
Ih…cempe…
lu ngerti kgk arti cupu….???
kok pahlawan dibilang cupu???
Rabu, 21 Februari 2007 @ 15:38
Internet Explorer 6.0 Windows 2000
Internet Explorer 6.0 Windows 2000
KAPAN BISA MENGHARGAI JASA PARA PAHLAWAN … KALO BISANYA HANYA MENCERACAU..
Rabu, 4 April 2007 @ 18:31
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
sebentar lagiiiiiiiiiiiii hari di lahirkanya ibu kartini ayo kita tiru perjalanan hidupnya ibu kita kartini
Senin, 9 April 2007 @ 23:23
Opera 9.02 Windows XP
Opera 9.02 Windows XP
kalau melihat kenyataan sekarang, kok banyak perempuan yang kayaknya “kebablasan” dengan cita2 emansipasi Kartini !!
Jumat, 13 April 2007 @ 9:55
Mozilla Firefox 2.0.0.1 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.1 Windows XP
spertinya, saat ini kita harus meremajakan kembali perjuangan kartini,jika melihat realita yg ada, perempuan saat ini sudah maju, segala tuntutan sudah terpenuhi, dalam hal pendidikan dapat kita lihat, rata-rata jumlah siswi lebih banyak dari pada siswa, dalam pemerintahan, perempuan tidak lagi menjadi soal, presiden RI yang ke 4 pun perempuan,dalam hal pekerjaan, perempuan tidak lagi hanya menjadi ibu rumah tangga yang harus diam di rumah, berbagai macam profesi sudah banyak digeluti perempuan, mulai dari sopir, sampai direktur, masyarakat pun tidak lagi memandang remeh perempuan, saat ini harus kita remajakan kembali perjuangan kartini, perjuangan kartini saat ini bukan lagi perjuangan untuk membela kaum perempuan saja, tetapi perjuangan untuk membela dan menegakkan hak semua masyarakat indonesia, tidak terkecuali laki-laki.
Jumat, 20 April 2007 @ 15:18
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Hay guys, Para wanita Indonesia….!!!!!!
Udah ngerti khan kalo besok mo hr kartini. Dah ada persiapan lom? Btw….mo pada ngrayain pake acara apa? Wt lo2 yg lom ada persiapan…Idichhh kuno n g ngargain bgt perjuangan beliau. Tau g sih guys kalo g da beliau mgkn skrg kt lg nyuci,ngepel, nyapu n g bs internetan kayak skrg ini!!!!
Hidup Kartini….,,,!Jaylah wanita INDONESIA…!!!
Jumat, 20 April 2007 @ 15:25
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Ni kite lanjutin….! Eh…kok malah baca aja, kasih tanggapan donKzZZZZzzzZZ!
Rabu, 2 Mei 2007 @ 16:51
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
cape deh……?
Selasa, 1 Januari 2008 @ 20:35
Mozilla Firefox 2.0 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0 Windows XP
kekasih ku lahir pada tanggal 21 april, sebagai perempuan yang lahir di era modern ia pun merasa bangga sebagai wanita yang kelahirannya sam dengan R.A Kartini.
Jumat, 18 Januari 2008 @ 19:24
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
capeeeeeeeeeeeeee dewh…!!
Senin, 4 Februari 2008 @ 19:46
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
yach gw Sc StJu BGt Klo PrMpuan Tch Dh gA di Pandang Rendah lagi . . .
Tp,, kadang2 ada jga permpuan yang mw z di rendahin ma orang2 (khususnya cwo)
tch sc sma z dgn m`rendhkan hrga dIri n mrtabat kaum wanita , , ,!!!!!
mEsTinYa Qta Para pREMpUan harUs (wajib) memPertahankan peRjuANgan R.A Kartini . . . . . .
bEnar KHan??????????
Kamis, 28 Februari 2008 @ 16:36
Mozilla Firefox 2.0.0.3 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.3 Windows XP
Hidup wanita, teruskan perjuanganmu…
Namun jangan menggeser peran laki-laki…
Senin, 14 April 2008 @ 17:23
Internet Explorer 7.0 Windows XP
Internet Explorer 7.0 Windows XP
gud luck bwat yg ujian ya…
Minggu, 20 April 2008 @ 21:54
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
tulisannya dilengkapi mungkin akan lebih menarik sobat,
Senin, 21 April 2008 @ 20:49
WordPress 2.5
WordPress 2.5
[...] terkait: Panggil Aku Kartini Saja Panggil Aku Kartini Saja Dari Panggil Aku Kartini Saja Hingga Habis Gelap Terbitlah Terang PANGGIL [...]
Rabu, 23 April 2008 @ 23:17
Mozilla Firefox 2.0.0.14 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.14 Windows XP
semoga perjuangan Kartini gag akan pernah padam ..
so sweet ..
Senin, 6 Oktober 2008 @ 9:33
Mozilla Firefox 2.0.0.13 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.13 Windows XP
segala yang kita perbuat pasti akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan YME, dahulu ketika kartini berjuang demi wanita-wanita di Indonesia, ia berharap agar mereka dapat pendidikan dan tidak mudah dibodohi, bukannya bertindak yang tidak patut ketika di sekolah, bilangnya ke ortu berangkat sekolah & belajar…. eh ternyata sampai di sana malah pacaran ….cape’ dech!!! hati-hati ntar kartini ketika di akhirat bakal minta pertnggung jawaban,,,