Supernova: Akar
Selasa, 25 Maret 2003M
22 Muharram 1424H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Baru satu kali saya baca karya Dewi Lestari yang berjudul Supernova: Akar. Untuk ukuran penyanyi yang menjadi penulis memang luar biasa sehingga menimbulkan pro dan kontra di mana-mana, tapi yang satu yang saya lihat adalah Dee cukup mengangkat sastra Indonesia semakin berwarna.
Berikut satu pengalaman pembaca buku tersebut yang saya dapat di internet:
Jujur saya akui, Supernova 2.1 ini mengalami banyak kemajuan. Bukan hanya cerita yang berkembang liar dan cepat, namun juga kemampuan penulisnya. Gaya bertuturnya indah dengan metafora unik yang mengakibatkan terjadinya perdebatan barbar antara Dewi dengan Erwinthon Napitupulu, editor. Karakter Bodhi sebagai tokoh utama dalam cerita ini sangat kuat. Beberapa orang termasuk saya dan Richard Oh, pemilik QB Bookstore bahkan jatuh cinta pada Bodhi. Karakter utama ini begitu lekat dalam pikiran saya.
Tidak percaya? Saya bahkan membaca ulang draft novel ini sampai 3 kali dalam suasana yang berbeda, termasuk di sebuah diskotik, berteman hingar bingar musik tekno, dengan bantuan sebuah senter dan 5 baterai cadangan. Ajaib, impresi saya malah bertambah kuat semakin sering saya membacanya. Sekarang, saya sedang merencanakan untuk membacanya ke-4 kali, di sebuah stadion sepakbola, berteman keriuhan penonton liga sepakbola Indonesia yang amburadul itu.
Keindahan novel ini masih ditambah dengan sejumlah karakternya yang multi etnis. Kell, pria tertampan di bumi, peranakan Irlandia dan Mesir. Star, backpacker cantik keturunan Eropa Timur dan Timur Tengah. Epona, perempuan cantik dengan perawakan tubuh seperti Xena, kelahiran Prancis. Bong, filsuf politik yang setiap hari berbusa-busa memaki peradaban, dan banyak karakter lainnya yang membuat Supernova 2.1 menjadi sangat kaya. Belum lagi setting ceritanya yang membentang dari mulai Bandung, Parerejo, Belawan, Penang, Bangkok, Kamboja, sampai Laos. Dan Dee melukiskannya dengan sangat detail, membuat saya merasakan sebuah mental travelling ke lokasi-lokasi tersebut.
Kalau pada Supernova episode pertama: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh, Dee cuma menuliskan “suara piano berbunyi lagi”, atau “biola kembali terdengar” untuk membantu pembaca lebih merasakan suasana yang ingin dia ungkapkan, kali ini dengan gamblang Dee menyebutkan sejumlah lagu pada bagian-bagian ceritanya. Dari mulai “Eye in The Sky”-nya The Alan Parsons Project, “Lemon”, “MLK”, “Sunday Bloody Sunday”-nya U2, “No Woman No Cry”-nya Bob Marley, dan masih banyak lagu lagi. Akan lebih afdol jika kalian mempersiapkan lagu-lagu tersebut untuk diperdengarkan sambil membaca buku ini.
Sekarang, saya tahu, setelah di lapangan sepakbola, saya akan membacanya untuk kelima kali di kamar saya. Dan sebelumnya, akan saya mulai dengan sebuah upacara.Pertama, saya akan mengambil air wudhu, membasuh wajah, telinga, siku, dan kaki, lalu menyeduh teh cap Bodhi. Berikutnya, akan saya nyalakan hio aromatik di kamar, hening sejenak, lalu memutar CD Sound Track Supernova 2.1. Maka, mulailah saya membaca. Bukan cuma yakin, saya tahu, sempurnalah malam. Seperti asap Jeannie yang mengecil masuk ke dalam botol purba di film I Dream of Jeannie, demikianlah semesta mengecil masuk ke solar plexus saya. Akhirnya, kesimpulan yang saya dapat sangatlah sederhana: kesejatian hidup ternyata ada pada secangkir teh cap Bodhi.
Abadilah cinta. Damai sejahteralah Bumi.
Popularity: 4% [?]
Kamis, 6 Januari 2005 @ 16:01
Bodhi…memang so real, anak UG bandung kah?
Rabu, 19 Januari 2005 @ 1:48
a: Petir setelah dua buku sebelumnya yaitu Supernova: Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh dan Supernova: Akar. Episode Petir ini ringan sekaligus berat, ringan karena berat bukunya han [...]
Jumat, 18 Februari 2005 @ 21:45
Jujur… gw jatuh cinta sama Bodhi..
Menurut gw Akar lebih bagus daripada Petir.. detailnya gila2an..
emang Dee jenius banget..
Selasa, 8 Maret 2005 @ 11:12
[...] barkan perasaan yang sama dengan saya saat membaca Petir. Belakangan, saya kembali membaca Supernova 2.1:Akar, dan membayangkan apa jadinya bila saya menjadi seorang Bodhi. [...]
Rabu, 9 Maret 2005 @ 8:56
Aku baru aja selesai baca supernova, yang menurut aku Dee makin lihai aja menulis cerita yang berjalan dengan sendiri, tidak terlalu sukar atau main dengan kata-kata eksklusif yang private. tapi bagi yang membacanya seperti masuk pada dunia lain.
Satu lagi yang aku suka dari Dee adalah sisi romantis yang gak terlalu gombal, dari supernova 1 aku udah suka romantisnya.
Dan yang terakhir ending yang “shock”.
Minggu, 10 April 2005 @ 21:17
dari isnain rachmad riyadi, sudah kali kedua saya baca ini buku (akar), saya bertanya apa ada?, hidup yang untuk hidup itu sendiri dan pengalaman-pengalaman yang begitu menegangkan, menempuhnya dan mencoba untuk seterbuka mungkin kepada dunia. mengarungi inch demi inch urat bumi. Bodhi, betapa personality yang sungguh yang luar biasa, membuat semua yang kasat mata menjadi terlihat begitu jelas, seperti pada saat Bodhi merasa bahwa ia dapat melihat dunia yang sangat tak biasa ‘dunia kuman’. terima kasih die….
Kamis, 28 April 2005 @ 17:05
akar lebih bagus dan detail ketimbang petir. Entahlah mungkin karena aku suka travelling juga. Dan yang pasti idenya kemana-mana. Liar. Sedang petir lebih bergulat ke diri sendiri (mungkin karena ‘aku’ lebih ber-ego).
Jumat, 29 April 2005 @ 14:14
supernova its my life
Sabtu, 14 Mei 2005 @ 20:59
hmm..supernova itu guru..! saya belajar banyak dr buku ini..entah dr dhimas, ruben, diva, gio, bodhi ( tokoh yg paling saya kagumi ), elektra, dedi, watti, bong, mpret( dee memiliki selera humor disini dengan bertemunya 2 sepupu “kembar”..bong, mpret, bong, mpret..! ), kewoy, dan karakter lain..atau amalh dr Dee sendiri…! menurut saya Dee adalah rangkuman dr semua tokoh itu…! saya sangat menikmati setiap lanjutan di supernova manapun…kejutan” yg membuat saya ingin membaca dr awal kalau semua buku supernova sudah terbiat semua…! dan akan sangat mempengaruhi hidup saya…! terima kasih Dee…! terima kasih supernova..!
Selasa, 14 Juni 2005 @ 11:04
Saya salut pada Dee untuk semua Supernova nya yg sungguh buat saya bangga membacanya.. Sempat kaget juga baca akar (yg super mengembara) trus baca petir (yg bandung pisan). Bener2 jauh.. Dan semua karakter selalu bikin saya jatuh hati.. (ELEKTRA KEREN ELEKTRA KEREN ELEKTRA KEREN). Saya loncat2 saking gembiranya waktu ngedapetin bong muncul di petir! (Bong aja seneng, apalagi BODHI!) Bisa gila juga nunggu yg slanjutnya.. Saya tak heran nama anda Dewi.. anda benar2 dewi.. Terima kasih..
Kamis, 23 Juni 2005 @ 12:24
gua baca dari KPB, ampe petir, pokoknya tar anak gua tak kasih nama ishtar…
Sabtu, 2 Juli 2005 @ 19:52
gue pertama kali liat supernova yang seri KPB gak begitu tertarik, trus ada temen yang nyaranin baca tuh buku tapi kok males banget. Baru-baru ini temen yang lain nyuruh lagi baca supernova tapi yang petir katanya tuh buku bahasanya dah beda dari KPB dan ceritanya bagus banget. Karena didesak terus maka gue pinjem tuh buku and gue baca, wah…. ternyata tuh buku emang bagus banget (thanks buat temenku). and begitu gue selesai ama petir gue cepet-cepet cari supernova yang akar ternyata buku yang ini lebih asik lagi dibaca soalnya buku itu bercerita tentang backpacker. Gue pencinta Backpacker… kayaknya asik aja jadi backpacker. thanks ya DEE udah buatin buku yang bagus banget. Kapan yang lainnya terbit?
Jumat, 29 Juli 2005 @ 12:25
Akar tuh buku paling luar biasa yang pernah gue baca. Gue udah baca puluhan kali. Akar bener-bener inspiratif, detail banget. Akar bikin gue pengen jadi backpacker! Bodhi tuh karakternya kuat banget, bikin gue jatuh cinta. I love Bodhi… bong juga keren, pinter setengah mati. Di petir bong cuma muncul di bagian akhir. Kapan Bodhi muncul lagi dong! Pokonya dee jenius banget. Ditunggu supernova-supernova berikutnya.
Kamis, 11 Agustus 2005 @ 18:11
yah sekarng udah ada supernova PETIR ya
aq berarti udah ketinggalan aq baru baca yang AKAR aja
ceritanya bgus kaleee
aq suka ama karakter bodhi kehidupannya penuh misteri dan dia maunya mati tapi sang dewa kematian enggan menyentuhnya (mengingatkan qt banyak hal tentang takdir, kematian, penyerahan diri dan pencerahan yang datangnya tiba2 dan tidak disangka)
ntar aq baca PETIR yah biar nyambung
HIDUP DUNIA SASTRA INDONESIA
Sabtu, 27 Agustus 2005 @ 0:16
Dewii dee… kamu tu ya…ka..kamu tuuu ya…. (bayangin aja mata gue melotot, megang buku AKAR, keringetan, menggenggam bukunya ampe kelipet-lipet dengan perasaan yang mengatakan: “SIAL.. GUE UDAH KENA INFEKSI SUPERNOVA TERNYATA….!”).
Say BANZAI… buat Diva ama Bodhi..!
Thanks berat buat Mbak Dewi Dee..kereeenn..! Terus terang gue jadi pengen lebih mendalami sastra setelah baca buku supernova.
INSPIRATION.
Rabu, 7 September 2005 @ 15:52
ada yg bs bantu ga?aku baru tau kl supernova itu incredible bgt..tp aku br bs baca pas edisi ke3 aja..any one can help me to find the 1st and 2nd edition? please..atau pinjem aja deh..please..please…any one can help me can wrote a message to rhiqie@yahoo.com. thanxs a lot.. ^-^
Rabu, 21 Desember 2005 @ 11:56
gw suka banget ama diva. real banget orangnya. moga aja banyak diva2 lainnya di indonesia
Kamis, 27 April 2006 @ 12:46
kereen
Senin, 15 Mei 2006 @ 13:57
weii…keren abiezz…baru bca yg akar se..mgkn krg nyambung krn ga bc yg pertma.. cma d toko buku supernova yg ksatria, putri, n bintang jatuhny abis stok…jdi bli yg akar dey…di bku supernova akar ini gwe dmen ama karkter bodhi, tp ga bsa bayangin pnampilanny yg baldy en kliatan tulang di kpala? mdh”an buku ini cepet difilm-kn yach…hehehh..
Selasa, 23 Mei 2006 @ 15:46
Supernova?..pokoke ‘dalem abis’ critanya, bikin para ‘pecinta’ lebih ‘meng-eksplor’ imajinasinya…
dari buku I: RE & DIVA
..”pernahkan kamu merasakan waktu mendadak lenyap, tapi bumi tetap berputar?..Ya, aku tahu maksudmu. Bumi yang kamu pijak berputar, tapi waktu di benakmu beku..”
…”pernahkah kamu merasa tidak dimana-mana? ..”Aku juga tahu itu, perasaan lebur total yang tidak berperi indahnya..” dan pernahkah kamu tidak berkata-kata, namun kamu berbicara?….”
Jumat, 2 Juni 2006 @ 8:24
I`m in love with Bodhi…is he real?
Sabtu, 24 Juni 2006 @ 16:10
SUPERNOVA…. aje gile wooooiiiiiii…………
I actually in love with Ferre, but Bodhi is quite interesting. Well, Gio keren juga kali yaaaahhhh….. Btw, supernova gue minjem doaannnkkk…. Ada yang punya novel supernova yang bekas dan mau jual murah?
Senin, 26 Juni 2006 @ 13:37
Bodhi…hehehehehehe…
go backpackers! HUaa~!
Ayo lanjut-lanjut..ceritanya machoo~!
CintaBodhiSejati…
hehehehe…
oh iya Etra ntar muncul lgi kan?
Selasa, 11 Juli 2006 @ 19:09
DIVA and BODHI….pasangan yang gua impikan…tp tau’ deh, bakal bisa disambungin gak ma Dee…2 karakter yang sangat kuat n membumi…
Rabu, 12 Juli 2006 @ 0:57
Supernova itu ceritanya somehow applicable universally. Dari jaman KPB sampai Petir, gw udah ganti2 pacar beberapa kali dan anehnya, pasti ada aja kisah cinta di Supernova yg mirip dgn punya gw. Gw juga sampe belajar Quantum Physics karna terinspirasi Teori Chaos di KPB. Gw jadi ngehubungin apa2 sama serotonin. Terus as a Greek Literature scholar, gw seneng liat Epona muncul. Mudah2an di buku2 berikutnya Greek religion bisa lebih ditampilin yah. Supernova is almost like a bible…
Kamis, 20 Juli 2006 @ 15:58
supernova:akar?
ada ga sey yang lebih bagus dr ini? klo ada siney kasih unjuk gw
sumpeh keren abisssssss
tapi…………………. ada satu yang kurang
……… kenapa ga ada terjemahan bahasa spanyol nya?
tp hal itu ga kan ngurangin ke kerenanan supernova
manakuiki kanmanta
Sabtu, 22 Juli 2006 @ 0:47
coment gw u/ ketiga novelnya sidee pasti nggak jauh2 beda sm coment2 yg laennya, tp ada yg mau gw tanyain, dee dah lama ganti email ya? ada yg tau nggak email nya dia yg baru apaan? soalnya ada yg gw mo diskusiin sm dia. plz bgt gw lose contact neh… ok! thx to anyone who have the answer.
Rabu, 2 Agustus 2006 @ 12:17
cool aja . . . . .
pengen bikin novel yg agak beda
kayak mbak dee, bisa ga ya. . .
tapi jangan dibilang nyontek yak!
Kamis, 31 Agustus 2006 @ 15:55
gilaaaaaaaaa! gwe suka bgt sama supnov! pdhal awalnya gwe gak ada tertarik2nya sama sekali! but, gwe dikenalin sm supnov sama co gwe, dy ngasi gw hadiah itu novel. dan gwe langsung jatuh cinta….
gwe paling suka baca yg PETIR, abis lucu berat, DEE jago banget bikin humor yg keren tapi ga jayus or garingt. klo yg AKAR ceritanya agak membingungkan seh!
kapan nih dee ngeluarin yang seri ke 4? sampe ke 4 khan?
Sabtu, 16 September 2006 @ 22:41
pada dasarnya gue suka ma bodhi.tp menurut gue bodhi tuh terlalu beruntung.
Sabtu, 30 September 2006 @ 12:11
the great thing i’ve ever knew….
it’s the first inspiration of me to write everything what i see n feel..
success true dee..
i always be waiting for the 4th supernova..
Minggu, 29 Oktober 2006 @ 0:56
ada yang punya alamat emailnya dewi lastari nggak? mau minta saran buat bikin novel nih!
pliss…
Rabu, 1 November 2006 @ 20:27
dee aku pemuja barumu ,sampe2 ntar klo gw pny anak mau tak ksh nama bodhi…
Rico de Coro,
Kamis, 1 Februari 2007 @ 10:38
aq ngefanz berat ma dee,akar keren,pemikiran mutakhir…kapan aq bsa kya dee?/
Senin, 26 Februari 2007 @ 20:37
akar lebih dahsyat,,serasa ikut nimbrung jadi backpacker sama Bodi,,,,make my foot itchy.. pengen deh,,,,
Sabtu, 31 Maret 2007 @ 15:55
ga kaya novel “niiiiiiit”(sensor,pen) yang sekali baca dah bosan. tapi ini berkali2 baca tetap bikin gimanaa gitu. and btw keping 34 di buku akar dan keping 37 di buku petir bikin penasaran. menggantung begitu saja.ada rencana bikin sekuel selanjutnya ga ya?
Rabu, 11 April 2007 @ 14:25
aduh gak tahu!!!!!!!!!!!
sampe luntur ingetan cos baca berjuta x!!!!!!
hebat tak habis rasa gereget meski tlah usang bukunya!!!!!!!!
hjehehehehehe
kapan terbit lagi!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Sabtu, 28 April 2007 @ 18:42
hebat euy DEE!!! Gue mpe buat maklah tentang supernova’n kepilih buat di seminarin… Andai Dee ada pada saat gue seminar, gue seneng banget!!!TOP banget cerita loe….Tapi di Akar beda dengan KSATRIA,Puteri, dan Bintang Jatuh, cos lebih ringan akar dari edisi sebelumnya… Gue mau untuk karya selanjutnya kayak edisi pertma donkkkkk…..Gunakan ilmu eksak untuk menceritakan sesuatu!!
OK DEEE>………………
Rabu, 13 Juni 2007 @ 9:29
supernova is my …………..
gw sampai beli AKAR 2x
yg pertama dipinjem teman gk balik lagi padahal yg limited edition yg sampul depanya gk bolong.
trus beli yg ke 2, kok sampulnya bolong yaaa… tau nya kena sensor…
Rabu, 11 Juli 2007 @ 11:43
yang petir sampulx kreatif banget ya. aku dah baca yang “petir” tapi “akar”x adja belum, penas dech, sbenarnya sich dah mo beli tapi ya.. di Timor Leste nga ada, akhu mesti pesan lagi dari bro gw di jogja. nga apa dech. suguhkan lagi sebait indah + manis yang kamu rangkai, bakalan qta lahap abis…… Dee cerita yang Rico de corro nice banget ya, kapan nulisnya??
Rabu, 31 Oktober 2007 @ 13:30
SUPERNOVA yang paling menarik ya…,tetep yang pertama. Gua lebih suka Dee dengan ketajaman filosofisnya. Kalo yang sekarang – sekarang kayaknya nulis novel buat Dee cuma sekedar buat ngisi waktu luang doang kali ya…? tapi mudah – mudahan sih nggak sibuk milah – milah kata metafora biar kelihatan filosofis, apalagi biar novelnya laku keras and jadi best seller.
Buat Dee :
Banyakin tidur, kali aja ntar dapat inspirasi lagi…ayo dong, jadi super lagi
Senin, 26 November 2007 @ 17:01
BODHI…inspirasi, fantasi, dan kesederhanaan. Seperti Roy-nya Gola Gong atau Lupus-nya Hilman. Biarkan dia terbang..ikuti kepakan sayapnya…jangan kaget ! engkau terlena…SMALL body with GREAT strenght…BODHI…
Rabu, 2 Januari 2008 @ 15:41
BODHI… AKU INGIN KE LOCAL 13…
Kamis, 24 Januari 2008 @ 12:36
gw dah baca 3 supernova dee,sorry dee gw minjem temen yg penting gw dah usaha baca tuh buku
u know?? gw rasa buku2 lo,keren banget dar ksatria,putri n bintang jatuh PETIR and AKAr gw suka smua.mank yg palingg gw suka AKAr
sumpah!!! gw suka banget SUPERNOVA,gw mau tanya “ada lagi yg ke empat,gw msh nunggu lho…” gw dah baca 3 buku lo tu dr lama,skarang gw mau baca lg yng ke-4
klo dah ada gw seneng bgt deh…
nulis terus ya dee..
Rabu, 16 April 2008 @ 0:52
saya jatuh cinta pada BODHI…
kata-kata favorit sekaligus yg paling saya kenang adalah:
1. berhenti mencari, maka kamu akan menemukan (Kell)
2. dalam ketidaktahuan justru kita mendapat bimbingan (Guru Liong)
bagian favorit yg dramatis adalah saat Bodhi pamit meninggalkan vihara pada Guru Liong, juga saat Bodhi menato Kell untuk terakhir kali (airmata saya tak berhenti mengalir
)
ending-nya kok misterius yah? surat di warnet itu dari Diva kah?
Minggu, 1 Juni 2008 @ 21:31
kapan supernova yang ke-4 keluar,
ga sabar pak……
Sabtu, 16 Agustus 2008 @ 13:31
i love so much bodhi……..!!!
Kamis, 21 Agustus 2008 @ 23:32
Deeeeeeeeeeeee, aku cinta kamuuuuuu… kamu bikin aku gila dengan semua karya-karyamu.bikin aku hidup. seperti diva yang uda bikin gio “hidup”. . .aku mau jadi gio’muh,huehehe. . .
Kamis, 20 November 2008 @ 5:54
Somebody, Akar, please… Ngaduk2 toko buku jg g nemu (ya iya lah, telat X y.) Br bc yg Petir doank neh! Itu jg boleh minjem d perpus kantor. Gini lah kl d sudut timur negeri nan luas ini.
Kamis, 27 November 2008 @ 0:45
waduh…..Dee,
lanjutannya PETIR kpn kluarrrr?msh cr ide or msh sibuk ama hanimunnnya?hehehehe
peace…
btw smua pd nggu lanjutannya…
U ROCKS….
Kamis, 31 Desember 2009 @ 10:15
Aku belum baca satupun dari novel dee, tp dengan membaca komentar tmn2 yg sdh baca pingin cari sekarang novelnya. Apa ada ditoko2 buku di kota Meulaboh ya!