Maret 2003

Kopi

Senin, 31 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Tiada komentar »

segelas kopi instan di minggu pagi hari, dilanjutkan dengan hiking dari Pakar sampai Maribaya, makan siang dan kembali hiking ke Pakar, lumayan dapat udara segar alami

segelas kopi tubruk di siang hari, visit my workmate’s new home

minggu sore jalan-jalan ke Palasari, there’s a lots of new book!

visit my friends, and got a glass of coffee! then… I cannot sleep until morning and late came to work

Ponsel Seperti Kacang

Sabtu, 29 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Tiada komentar »

Kemarin sore jalan-jalan nemenin temen kantor nyari keypad buat Ericsson R310-nya yang sudah aus. Dari mulai Plaza Dago, BEC bahkan dealer resminya rada susah nyarinya. Ada yang tiruan tapi kualitasnya jauh banget, beda dengan merek lain apalagi Nokia yang tiruannya hampir sempurna.

Sore tadi sempat melihat-lihat BTC di Terusan Pasteur, ternyata seperti pasar dan lagi-lagi kios ponsel di mana-mana.

Ternyata dalam kurun waktu 30 tahun fantasy Gene Roddenberry tentang alat komunikasi genggam yang dipegang Mr. Spock semakin menjadi seperti kacang, ada di mana-mana.

Mandrake 9.1 (Bamboo)

Jumat, 28 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 8 komentar »

Selesai juga nginstall Mandrake 9.1 (Bamboo) menggantikan OS lama versi 9.0, tetap dengan desktop kerja Gnome tapi dengan versi 2.2
Mau nyoba KDE-nya tapi harddisk pas-pasan…

doh… ternyata ada satu yang lupa, /var/mail tak sempat dibackup… hoaaaa beberapa puluh email inbox lenyap deh… moga-moga nggak ada yang penting-penting banget, kalau ada yang ngirim email dan belum sempat kubalas mohon dikirim ulang ya…

Sumbangan

Kamis, 27 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Tiada komentar »

Duh! kok rada ngantuk ya hari ini… too much work and think… baca guyonan ini jadi tersenyum deh

Arlington Avenue, jalan di Washington DC, tak seperti biasanya; Macet! Aku yang kala itu terjebak di dalamnya; “Ternyata di Amrik juga ada macet.” Tak lama ada bule ngetuk kaca mobil yang kukendarai, kubuka kaca sambil nanya pake Bahasa Inggris-Sunda….
“Ada apa, koq macet?”
“Presiden Bush diculik teroris..! Terorisnya minta tebusan 1 milyar dollar, jika tidak, presiden Bush mau disiram bensin terus dibakar!”
“Lantas, tugas Anda?” Tanyaku.
“Tugas saya adalah mengumpulkan sumbangan dari tiap mobil yang lewat….”
“Berapa saya harus menyumbang?” Kataku yang bingung dengan jumlah sumbangan yang harus kuberikan.
“Terserah, seikhlasnya, but the others ada yang ngasih 5 liter, 7 liter, bahkan 10 liter bensin….”

Supir Taksi Baru

Rabu, 26 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Satu komentar »

Setelah berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi untuk menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga. Sopir Taksi begitu terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja menabrak mobil lain. Akhirnya ia bias menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
“Tolong, jangan sekali-kali melakukan itu lagi!” kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
“Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak.”
“Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan penumpang pertama.”
“Ohh begitu..Terus kok bisa kaget begitu?”
“Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenasah.” jelas si sopir.

Badminton

Rabu, 26 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 9 komentar »

Capenya maen badminton 3 jam, 3 set ganda dan terakhir 1 set tunggal… Mendingan naek gunung deh, atau hiking menyusuri pantai kayak dulu ke Ujung Kulon. Memang hebat atlet yang bisa berprestasi di masing-masing cabang olahraga yang dipilihnya, hanya sayang penghargaan terhadap atlet di Indonesia ini masih kurang, masih milih-milih dan terkadang pihak KONI seperti pilih kasih terhadap cabang olahraga tertentu. Di mancanegara sana atlit adalah profesi, layaknya usahawan atau dokter. Kapan di Indonesia profesi atlet adalah benar-benar profesi?

Supernova: Akar

Selasa, 25 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / 52 komentar »

Supernova: AkarBaru satu kali saya baca karya Dewi Lestari yang berjudul Supernova: Akar. Untuk ukuran penyanyi yang menjadi penulis memang luar biasa sehingga menimbulkan pro dan kontra di mana-mana, tapi yang satu yang saya lihat adalah Dee cukup mengangkat sastra Indonesia semakin berwarna.

Berikut satu pengalaman pembaca buku tersebut yang saya dapat di internet: Baca selengkapnya »

Jengkol

Selasa, 25 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Tiada komentar »

Siang ini saya makan semur jengkol, punya efek bau yang lebih keras daripada pete atau peuteuy dan entah khasiatnya buat tubuh apa. Saya cari-cari di web nggak nemu.

Bagi masyarakat Jawa Barat tentu kenal tanaman jengkol Pithecellobium Jiringa. Jenis ini bukan saja dikenal karena buahnya yang enak disayur tetapi karena kayunya juga baik untuk bahan bangunan dan bahan dasar alat rumah tangga.

Indonesian: Jengkol
Botanical Name: Pithecellobium (reference: Cornubia II) or Pithcolobium (reference: Beknopte Encyclopedie Nederlands-Indie)
Common Name: Ngapi nut
Malaysian: Jering

Seeds are eaten cooked in curries. The are very pungent, the young leaves and flowers are also eaten. Like the Melinjo nut these nuts are sometimes also stamped flat and sun dried and made into a sort of Emping

WARNING!!
If you consume the nuts too much it can cause serious kidney damage

Gali Lubang Tutup Lubang

Selasa, 25 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Tiada komentar »

Dunia semakin virtual termasuk hal-hal ekonomi yaitu duit. Saya pun ikut terbawa ke dalam ekonomi gali lubang tutup lubang, duit hanya numpang lewat dan lebih sering numpang lewat dalam bentuk angka-angka digital di mesin ATM. Apakah dunia seperti ini yang dicita-citakan manusia?

Berutang memang bukan sebuah dosa, tapi menjadi beban pada saat angka-angka digital tersebut minus meskipun di kantong masih ada lembaran buat makan dan merokok hari ini.

Duit berputar secara angka di kalangan usahawan kelas tinggi dan jauh lebih banyak berputar secara fisik di kalangan bawah. Yang manakah yang membuat perekonomian kita membaik? apakah yang berputar di bursa ataukah dari kantong ke kantong?

10 genre games yang sedang sekarat

Senin, 24 Maret 2003 / ditulis dalam Tak Berkategori / Tiada komentar »

Dari Slashdot terdapat link artikel GameSpy yang membahas 10 genre games/permainan yang mulai sekarat http://www.gamespy.com/top10/march03/genres/
Game-game tersebut adalah:
10. Space Shooter or “Shmups”, Examples: Asteroids, Xevious, Space Invaders, R-Type, Radiant Silvergun
9. Puzzle, Examples: Tetris, Bust-A-Move, Puyo Puyo
8. Light Gun, Examples: Duck Hunt, House of the Dead, Lethal Enforcers
7. Text Adventure, Examples: Zork, Trinity, Planetfall
6. Maze, Examples: Pac-Man, Amidar, Crush Roller
5. Virtual Reality, Examples: Virtual Boy, Power Glove, Various Horrible Stereoscopic Glasses
4. Educational, Examples: Oregon Trail, Where in the World is Carmen Sandiego, Reader Rabbit
3. Full Motion Video, Examples: Night Trap, Mad Dog McCree, Dragon�s Lair
2. Beat ‘Em Up, Examples: Streets of Rage, Double Dragon, River City Ransom
1. Graphic Adventure, Examples: The Space Quest and King�s Quest games, Maniac Mansion, Monkey Island

Benarkah? Kenyataannya beberapa game tersebut menjadi pasar pada gadget seperti ponsel dan pda.